BANDUNG, GEMADIKA.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, saat menghadiri acara lepas sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung khidmat di Bale Gede Gedung Pakuan, Kota Bandung, pada Selasa malam (2/6/2026).
Momentum ini sekaligus menandai pergantian kepemimpinan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, di mana jabatan Kajati kini resmi diemban oleh Sutikno sejak 29 April 2026, menggantikan Hermon Dekristo yang mendapat promosi jabatan sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer (Sesjampidmil).
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bukan hanya bersifat formalitas, melainkan fondasi penting dalam mengawal jalannya pembangunan di daerah.
“Kita harus terus memperkuat sinergi antarlembaga sebagaimana yang sudah berjalan dengan baik selama ini. Ke depan, fokus kita adalah melakukan percepatan, memberikan supporting (dukungan), serta melakukan mitigasi terhadap setiap potensi penyimpangan sejak dini,” tegas Dedi Mulyadi.
Ia menambahkan, komunikasi yang intensif dan terbuka antara Pemprov Jabar dan Kejati Jabar dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah potensi permasalahan hukum dalam pelaksanaan program pembangunan.
Selain itu, Dedi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kajati Jabar yang baru, Sutikno, serta berharap kepemimpinan baru ini dapat memperkuat kerja sama lintas sektor di Jawa Barat.
“Kejaksaan memiliki peran yang sangat strategis. Kolaborasi yang kuat antara Pemprov dan Kejati Jabar diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program pembangunan, sekaligus mendongkrak kualitas pelayanan publik ke tingkat yang lebih baik,” ujarnya.
Dedi juga memberikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Hermon Dekristo, atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat Kajati Jabar. Ia berharap pengalaman yang dimiliki dapat terus menjadi penghubung koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Sementara itu, Kajati Jabar yang baru, Sutikno, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat.
Ia menegaskan bahwa peran kejaksaan saat ini tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga mencakup pendampingan hukum dan pemberian pendapat hukum terhadap kebijakan strategis daerah.
“Kejaksaan sangat siap untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kami berkomitmen memberikan pendapat hukum terhadap berbagai program strategis yang dapat memberikan dampak positif dan nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Sutikno.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang tepat tanpa menghambat jalannya pembangunan.
Acara lepas sambut ini menjadi simbol penguatan kolaborasi antara Pemprov Jawa Barat dan Kejaksaan Tinggi, yang diharapkan dapat mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik di wilayah Tatar Pasundan.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan