‎‎REMBANG, GEMADIKA.com – Kebakaran menghanguskan sekitar 9 hektare lahan tebu di tepi Jalan Raya Rembang–Blora, Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Kamis (25/6/2026). Selain memusnahkan tanaman tebu yang siap panen, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

‎‎Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) BPBD Kabupaten Rembang, Erwin Rahadyan, mengatakan laporan kebakaran diterima dari Polsek Sulang pada pukul 11.07 WIB. Tim pemadam kemudian diberangkatkan pada pukul 11.15 WIB dan tiba di lokasi pukul 11.39 WIB.

‎‎Menurut Erwin, fokus utama petugas saat tiba di lokasi adalah mencegah api merembet ke permukiman warga yang berada sekitar lima meter dari area kebakaran.

‎‎”Kami segera mengerahkan personel dan armada ke lokasi karena posisi lahan yang terbakar sangat dekat dengan permukiman warga. Prioritas utama kami adalah melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah-rumah penduduk,” ujarnya.

‎‎Lahan tebu yang terbakar merupakan aset milik Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Lahan tersebut diketahui disewa oleh Kamari, warga Kabupaten Pati, dan dikelola oleh Jumadi, warga Desa Kaliombo RT 02/RW 03, Kecamatan Sulang.

‎‎Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam karena luasnya area yang terbakar dan tanaman tebu yang mudah terbakar. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam, satu unit mobil tangki BPBD dengan satu ritasi air, serta satu unit mobil tangki pemadam dengan dua ritasi, sehingga total pasokan air mencapai empat ritasi.

‎‎Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.23 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

‎‎”Api baru benar-benar dapat dipadamkan secara total pada pukul 15.23 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dan proses penanganan berjalan lancar berkat koordinasi semua pihak,” kata Erwin.

‎‎Akibat kebakaran tersebut, tanaman tebu yang siap dipanen hangus terbakar dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

‎‎Usai proses pemadaman, petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lahan kering selama musim kemarau, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

‎‎Penanganan kebakaran melibatkan personel BPBD Bidang Damkar Rembang, Polsek Sulang, Koramil Sulang, Trantib Kecamatan Sulang, serta warga sekitar yang turut membantu proses pemadaman. Tim dilaporkan kembali ke posko induk pada pukul 15.35 WIB.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami