DEMAK, GEMADIKA.com Kasus teror pembakaran rumah yang menggegerkan warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap adanya petunjuk yang mengarah pada identitas terduga pelaku yang diduga memiliki motif dendam terkait peristiwa hukum yang terjadi sebelumnya.

Penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian menunjukkan bahwa aksi pembakaran tidak hanya menyasar rumah seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Sudarko, tetapi juga rumah seorang mantan kepala desa di wilayah yang sama.

Kapolsek Karangawen, AKP Mujiyono, menjelaskan kedua peristiwa tersebut terjadi pada malam yang sama, Kamis (4/6/2026), dengan selisih waktu yang relatif singkat.

“Kejadian yang mantan kades malam itu juga. Nggak lama jangka waktunya setengah jam. Berturut-turut gitu lo. Beruntun. Diduga pelaku yang sama,” kata Mujiyono saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan hasil penelusuran sementara, polisi menemukan petunjuk yang mengarah pada seseorang yang diduga memiliki hubungan dengan kasus penganiayaan yang pernah terjadi pada tahun 2025.

Menurut Mujiyono, anak dari Sudarko pernah menjadi korban penganiayaan dan kasus tersebut telah diproses secara hukum hingga pelaku dijatuhi hukuman penjara.

“Sebelumnya di tahun 2025 ada permasalahan penganiayaan. Anaknya pak Darko ini korban penganiayaan. Nah pelakunya proses (hukum) sampai sidang kena putusan 1,8 tahun (penjara),” jelasnya.

Polisi juga mengungkap bahwa selama proses hukum berlangsung, terduga pelaku disebut sempat menyampaikan ancaman terhadap keluarga korban.

“Jadi saat proses itu dia sempat ngancam. Nantinya kalo keluar akan melakukan pembalasan. Akan mateni istilahnya gitu. Intinya masih kecewa, ngancam gitu dulunya,” tegas Mujiyono.

Meski demikian, kepolisian masih terus mendalami berbagai keterangan dan alat bukti untuk memastikan keterlibatan pihak yang diduga melakukan aksi tersebut. Hingga saat ini, proses pengejaran terhadap terduga pelaku masih berlangsung.

Sebelumnya, aksi pembakaran sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan menjadi perhatian masyarakat luas. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan penutup kepala berwarna hitam, jaket biru dongker, dan celana jeans datang membawa sebuah botol.

Pelaku kemudian terlihat menyiramkan cairan ke area depan rumah hingga merambat ke meja dan kursi yang berada di teras. Tak lama kemudian, api disulut sebelum pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun aksi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan memicu perhatian serius aparat kepolisian.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan terduga pelaku agar segera melapor kepada pihak berwenang guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami