JAKARTA, GEMADIKA.com – Teh dan kopi yang dipadukan dengan susu kental manis (SKM) telah lama menjadi minuman favorit masyarakat Indonesia. Perpaduan rasa manis dan gurih membuat SKM banyak digunakan sebagai pelengkap minuman saat sarapan, bersantai, maupun bekerja.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsumsi gula, minuman yang menggunakan SKM tetap dapat dinikmati. Namun, konsumen perlu memperhatikan jumlah penggunaannya agar asupan gula harian tetap terkendali.

Hindari Menambahkan Gula Pasir

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat menyeduh kopi atau teh menggunakan SKM adalah tidak menambahkan gula pasir lagi.

Pasalnya, rasa manis pada minuman tersebut sudah berasal dari kandungan gula yang terdapat di dalam SKM. Jika gula pasir masih ditambahkan, jumlah gula dalam satu gelas minuman akan meningkat dan berpotensi melebihi anjuran konsumsi harian.

Perhatikan Takaran Penggunaan SKM

Selain tidak menambahkan gula, jumlah SKM yang digunakan juga perlu disesuaikan.

Pada umumnya, satu takaran saji sekitar 30 gram SKM mengandung sekitar 14–16 gram gula, meskipun jumlah tersebut dapat berbeda pada setiap merek.

Karena itu, masyarakat dianjurkan membaca label informasi nilai gizi pada kemasan sebelum menggunakannya agar dapat mengetahui kandungan gula dalam setiap sajian.

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan konsumsi gula tidak lebih dari 50 gram per hari, atau setara sekitar empat sendok makan. Jumlah tersebut sudah mencakup seluruh gula yang berasal dari makanan maupun minuman yang dikonsumsi sepanjang hari.

Tidak Hanya Memberikan Rasa Manis

Selain memberikan cita rasa yang manis dan creamy, SKM juga mengandung sejumlah zat gizi yang berasal dari susu, seperti:

Protein
Kalsium
Fosfor
Vitamin dan mineral tertentu

Meski demikian, SKM bukan merupakan sumber utama pemenuhan kebutuhan gizi harian, sehingga konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan pola makan yang seimbang.

Konsumsi Secara Bijak

Menggunakan SKM sesuai takaran tanpa tambahan gula pasir dapat menjadi salah satu cara menikmati teh maupun kopi secara lebih bijak.

Selain membantu mengendalikan konsumsi gula harian, cara tersebut juga tetap memberikan cita rasa manis dan tekstur creamy yang menjadi ciri khas minuman berbahan susu kental manis.

Para ahli mengingatkan bahwa kunci utama pola makan sehat bukan menghindari satu jenis makanan atau minuman tertentu, melainkan menjaga jumlah, frekuensi konsumsi, dan keseimbangan asupan gizi secara keseluruhan.

Dilansir dari Detikhelt.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami