BATANG, GEMADIKA.com – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak masyarakat memanfaatkan momen libur sekolah dengan berwisata ke berbagai destinasi yang ada di Kabupaten Batang. Selain menjadi pilihan rekreasi keluarga, langkah tersebut diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Menurut Faiz, Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong masyarakat agar lebih mengenal dan mencintai potensi wisata daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata.

Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat edaran kepada satuan pendidikan, khususnya jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), agar kegiatan wisata sekolah diprioritaskan di destinasi wisata yang berada di wilayah Kabupaten Batang.

“Kami telah menetapkan lima kawasan wisata prioritas yang akan mendapatkan dukungan anggaran untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung,” ujar Faiz saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu fokus pembangunan Kabupaten Batang pada tahun 2027. Pemerintah akan mulai membangun infrastruktur di sejumlah kawasan wisata prioritas guna meningkatkan daya tarik wisatawan.

Baca juga :  Polisi amankan Ys ( 37 ) dan AP ( 49 ) Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor Roda 2 ( dua ) Gara - gara Kecewa di Minum - minuman Alkohol.

Sambil menunggu realisasi program tersebut, Faiz mengajak masyarakat memanfaatkan destinasi wisata yang telah tersedia selama masa libur sekolah.

Menurutnya, Beach Safari Jateng menjadi pilihan tepat bagi keluarga, terutama anak-anak usia SD hingga SMP, karena menawarkan berbagai wahana edukatif dan rekreasi. Sementara Curug Genting dinilai lebih cocok untuk pelajar tingkat SMA maupun wisatawan yang menyukai wisata alam dan aktivitas luar ruang.

“Untuk liburan kali ini kami berharap Beach Safari semakin ramai dikunjungi pelajar SD dan SMP, sedangkan Curug Genting lebih cocok untuk anak-anak tingkat SMA,” katanya.

Pantai Sigandu Akan Ditata

Dalam kesempatan tersebut, Faiz juga menyoroti kondisi Pantai Sigandu yang mengalami abrasi cukup parah sehingga menggerus sebagian kawasan wisata.

Menurutnya, kerusakan yang terjadi disebabkan oleh abrasi pantai, bukan semata-mata akibat banjir rob.

“Pantai Sigandu memang mengalami abrasi. Itu menjadi pekerjaan rumah bersama karena merupakan fenomena alam yang juga dialami banyak daerah. Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Batang telah menyiapkan rencana penataan kawasan Pantai Sigandu pada tahun depan,” jelasnya.

Baca juga :  Pendaki Gunung Rinjani Diimbau Tak Tinggalkan Tenda Kosong, Waspadai Gangguan Monyet Liar

Ia menambahkan, konsep penataan kawasan tersebut dirancang agar mampu bertahan terhadap ancaman abrasi hingga 15 sampai 20 tahun. Sementara penanganan jangka panjang masih menunggu realisasi proyek Giant Sea Wall.

Dukung Pengembangan Wisata Baru

Faiz juga menanggapi munculnya aktivitas wisata speedboat di kawasan Pantai Ujungnegoro yang belakangan ramai diperbincangkan.

Ia mengaku belum menerima laporan mengenai status perizinan wahana tersebut dan meminta agar hal itu dikonfirmasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Saya belum mengecek soal itu. Nanti bisa ditanyakan ke PTSP apakah sudah terdaftar atau belum,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung setiap pengembangan destinasi wisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau memang itu mendukung sektor pariwisata dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, tentu akan kami bantu agar proses perizinannya lebih mudah sesuai aturan,” pungkasnya.

Dilansir dari InfoJateng.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami