JAKARTA, GEMADIKA.com – Membawa camilan saat beraktivitas telah menjadi kebiasaan banyak orang. Baik saat bekerja di kantor, kuliah, maupun bepergian, camilan seolah menjadi pelengkap yang hampir selalu tersedia di dalam tas.

Berdasarkan data perusahaan riset pasar global Mintel yang dikutip Food Navigator Europe, lebih dari 80 persen konsumen di Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat memiliki kebiasaan mengonsumsi camilan di antara waktu makan. Bahkan, lebih dari 90 persen masyarakat Amerika mengonsumsi satu hingga tiga camilan setiap hari.

Lantas, mengapa camilan begitu digemari? Berikut beberapa alasan yang melatarbelakanginya.

  1. Camilan Menjadi Bagian dari Gaya Hidup

Kebiasaan mengonsumsi camilan telah berkembang sejak era 1950-an dan 1960-an ketika makanan ringan kemasan seperti keripik kentang, pretzel, dan cokelat mulai dipasarkan sebagai makanan praktis untuk dinikmati bersama keluarga.

Perkembangannya terus berlanjut hingga kini. Sejak tahun 2000-an, tren camilan semakin mengarah pada pilihan yang lebih sehat, seperti camilan organik, berbahan alami, bebas pengawet, serta berbasis gandum utuh.

Baca juga :  Deretan Tempat Wisata Indonesia yang Pernah Populer, Kini Terbengkalai hingga Berubah Fungsi

Data dari Circana menunjukkan sekitar 64,1 persen konsumen secara aktif mencari camilan yang lebih sehat untuk mendukung gaya hidup mereka.

  1. Praktis dan Mudah Dibawa

Kepraktisan menjadi salah satu alasan utama mengapa camilan semakin diminati.

Berdasarkan US Snack Index dari Frito-Lay, masyarakat modern memiliki waktu yang semakin terbatas untuk menyiapkan dan menikmati makanan utama. Rata-rata orang Amerika hanya menghabiskan sekitar 52 menit per hari untuk menyiapkan sekaligus menyantap makanan.

Kondisi tersebut membuat banyak orang memilih camilan sebagai pengganjal lapar atau bahkan menggantikan sebagian porsi makan utama. Tren ini terutama meningkat di kalangan generasi Milenial dan Gen Z.

Selain itu, kemudahan membeli camilan secara daring sejak pandemi juga membuat konsumsi makanan ringan semakin meningkat.

  1. Inovasi Produk Semakin Beragam
Baca juga :  Tren Hyrox Meningkat di Indonesia, Dokter Ingatkan Risiko Cedera hingga Heat Stroke bagi Peserta yang Kurang Persiapan

Industri makanan ringan terus berinovasi mengikuti kebutuhan konsumen.

Saat ini tersedia berbagai pilihan camilan dengan cita rasa khas Asia, Amerika Latin, hingga Timur Tengah. Tren makanan pedas juga terus berkembang dan menjadi salah satu favorit masyarakat.

Tak hanya menawarkan rasa yang beragam, produsen juga menghadirkan camilan fungsional yang mengandung protein, serat, vitamin, hingga bahan alami untuk mendukung gaya hidup sehat.

Selain itu, kini juga mulai populer snack fruit atau camilan berbahan dasar buah yang menawarkan cara lebih praktis untuk menikmati buah di tengah aktivitas sehari-hari.

Melalui berbagai inovasi tersebut, camilan tidak lagi sekadar menjadi teman bersantai, tetapi juga menjadi bagian dari pola hidup masyarakat modern yang mengutamakan kepraktisan, kesehatan, dan kemudahan.

Dilansir dari Detikhelt.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami