MAMUJU,GEMADIKA.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kinerja penanganan kebencanaan di Sulawesi Barat. Laporan tersebut mencakup periode tahun 2023 hingga triwulan III tahun 2024 dan diserahkan pada Kamis (9/1/2025).

Bahtiar menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan BPK melalui pemeriksaan ini. Ia menegaskan pentingnya laporan tersebut untuk peningkatan tata kelola kebencanaan di wilayahnya.

Baca juga :  Dari Warung Sepi ke Layanan Digital, Perempuan Pelosok Mamasa Bangkit Bersama PNM Mekaar

“Ada masukan untuk kami di Sulbar, mulai dari perencanaannya hingga penanganannya, yang direkomendasikan agar dikelola lebih baik lagi,” ujar Bahtiar.

Bahtiar menilai rekomendasi dari BPK sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana. “Hal ini selaras dengan apa yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa kita di Sulbar ini, indeks kebencanaan tinggi, sehingga perlu meningkatkan tata kelolanya,” tambahnya.

Pj Gubernur Sulbar itu juga menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi BPK agar hasilnya dapat segera diimplementasikan. Ia berharap langkah-langkah perbaikan ini dapat selesai tepat waktu dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Baca juga :  DKPPKB dan Polda Sulbar Perkuat Sinergi Percepat Eliminasi TBC, Fokus pada Penemuan Kasus dan Terapi Pencegahan

Laporan ini menjadi pengingat penting akan tingginya tingkat risiko kebencanaan di Sulawesi Barat, yang membutuhkan strategi komprehensif dan manajemen yang terarah.
(Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami