JAKARTA, GEMADIKA.com – Widiyanti Putri Wardhana memastikan sinkronisasi master plan di Danau Toba sebagai bagian dari upaya mempercepat pengembangan destinasi pariwisata super prioritas (DSP) yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pengembangan sektor pariwisata melalui pendekatan Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A).

“Danau Toba adalah tentang bagaimana kita membangun destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sini, saya melihat optimisme bahwa dengan kerja bersama, kita dapat menghadirkan pariwisata Indonesia yang otentik dan berdampak,” ujar Menpar Widiyanti dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

Bahas Pengembangan Atraksi Wisata

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Jumat (17/4/2026), Menpar mengawali agenda di kawasan Pantai Bebas Parapat bersama Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih.

Baca juga :  Perlemakan Hati Tak Hanya Dipicu Pola Makan, Dokter Ungkap Peran Genetik, Olahraga hingga Polusi Udara

Pertemuan tersebut membahas rencana strategis pengembangan fasilitas penunjang, termasuk penambahan atraksi wisata baru untuk meningkatkan pengalaman wisatawan.

“Kami membahas rencana pengembangan atraksi baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi wisatawan di kawasan pesisir Danau Toba,” kata Menpar Widiyanti.

Sinkronisasi Program Lintas Sektor

Agenda dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba. Rapat ini difokuskan pada evaluasi serta sinkronisasi program lintas sektor agar seluruh pengembangan kawasan berjalan dalam satu visi besar yang terpadu.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pembangunan tidak berjalan parsial, melainkan saling terhubung antara infrastruktur, layanan, hingga promosi wisata.

Baca juga :  6 Cara Efektif agar Anak Suka Makan Sayur, Jangan Dipaksa Menurut Peneliti

Dorong Percepatan Infrastruktur

Selain itu, Menpar juga meninjau panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom dan berdiskusi dengan Bupati Toba, Effendi Sintong Panangian Napitupulu.

Pembahasan difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur sebagai penunjang utama aksesibilitas wisata di kawasan tersebut.

Pariwisata Berkelanjutan dan Berdampak

Menpar Widiyanti menegaskan bahwa Danau Toba bukan hanya destinasi unggulan, tetapi juga simbol transformasi pariwisata Indonesia yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Pengembangan kawasan diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.

Dilansir dari:Antara

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami