ACEH, GEMADIKA.com – Di tengah upaya optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mengeluarkan desakan kritis kepada Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Organisasi ini meminta pembentukan segera Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan investigasi dan audit menyeluruh terhadap pengelolaan aset daerah, dengan fokus khusus pada aset bergerak seperti kendaraan operasional dan alat berat.

Fauzan Adami, Ketua SAPA, mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak buruk pengelolaan aset yang tidak optimal terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). “Sangat sepakat dengan wakil DPRA mengenai aset daerah, kami juga sering menerima laporan tentang aset yang dikuasai pihak lain dan penyalahgunaan yang merugikan daerah. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Fauzan saat ditemui pada Rabu (29/1/25).

Baca juga :  Klaim Tumpang Tindih Tanah di Nagan Raya Masuk Pengadilan,Tergugat Tak Hadir Dalam Persidangan.

Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan aset, SAPA mengajukan beberapa rekomendasi strategis, termasuk:

  • Pendataan ulang seluruh aset pemerintah Aceh
  • Evaluasi kondisi dan kelayakan aset
  • Pemasangan identitas khusus berupa stiker berlogo daerah
  • Pelelangan aset yang sudah tidak produktif
Baca juga :  Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK

“Jika aset tidak lagi bermanfaat, sebaiknya dilelang. Hasilnya bisa dialokasikan untuk program yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Fauzan.

Lebih lanjut, SAPA menekankan pentingnya tindakan cepat dari DPRA dalam menjalankan fungsi pengawasannya. “Jangan membiarkan pemborosan ini terus terjadi. Pengelolaan aset pemerintah harus benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya. (Rahmat P Ritonga)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami