BANGKALAN, GEMADIKA.com –  Panitia jalan santai Peringatan Hari Koperasi ke-78 Bangkalan yang diselenggarakan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) dan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa seorang anak berusia 11 tahun, Yasinta Dwi Amira.

Peristiwa itu terjadi saat Siswi SDN Demangan 1 Bangkalan tersebut tengah mendengarkan pembacaan nomor undian dari kegiatan jalan santai bersama teman teman lainnya. Tiba-tiba Ranting pohon lapuk yang berada di halaman pendopo Agung bangkalan jatuh menimpa korban.

Usai terjadi peristiwa tersebut, Ketua Dekopinda Bangkalan Ir. Ishak Sudibyo dan Plt. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Ahmad Siddik gerak cepat langsung mendatangi rumah duka dengan tujuan bela sungkawa yang sedalam dalamnya.

Baca juga :  Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Korlantas Fokus Tindak Pelanggaran Pelat Nomor Kendaraan
Keluarga korban ikhlas atas kejadian yang menimpa anaknya

Penanggung Jawab Acara yang juga Ketua Dekopinda Bangkalan Ir. Ishak Sudibyo menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada pihak keluarga yang di tinggalkan agar di beri ketabahan dan kesabaran.

“Kami berniat hanya untuk melayat ke rumah duka, tidak ada niat lain. Selain itu, kami memberikan santunan sebagai bentuk empati kepada keluarga korban,” ungkap mantan Sekda Kab Bangkalan yang akrab di sapa Yoyok. Senin, (04/08/25).

Yoyok menjelaskan, peristiwa tersebut di luar kendali pihaknya dan diluar prediksi. Sebab, musibah yang menimpa siswi tersebut tidak diharapkan oleh semua pihak.

“Kami pihak panitia mohon maaf yang sebesar besarnya atas musibah yang menimpa korban. Semoga almarhumah khusnul khotimah, lapangkan kuburnya dan diterima di sisi Allah SWT,” pungkasnya.

Baca juga :  Penghujung Bulan Mei 2026 Yayasan Laili Izzatul Faiqoh Luncurkan Dapur MBG yang ke 11 di Desa Banyuajuh Kamal Bangkalan

Sementara itu, Plt Kepala Diskopumdag Kabupaten Bangkalan, Ahmad Siddik turut berduka cita yang mendalam terhadap keluarga korban yang di tinggalkan. Ia tidak berharap peristiwa tersebut terjadi. Namun, musibah dan takdir tuhan tidak ada yang tahu.

“Insyaallah hari ini bapak Bupati akan melayat ke rumah duka sebagai bentuk bela sungkawa pemerintah Kabupaten Bangkalan terhadap korban dan keluarga,” imbuhnya.

Perlu diketahui, menurut keterangan salah seorang petugas yang menjaga Pendopo Bupati, dahan dan ranting kayu yang lapuk tersebut tidak hanya terjadi saat kegiatan kemarin saja. Kerap kali dahan pohon trembesi itu berjatuhan, bahkan pernah menimpa parkiran dan sepeda motor pegawai setempat.
(nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami