JAKARTA, GEMADIKA.com –  Banyak orang memulai hari dengan secangkir kopi, berharap tetap melek dan fokus menjalani aktivitas. Namun, sebuah studi terbaru di Jakarta justru mematahkan anggapan umum tersebut. Minum kopi secara berlebihan ternyata dapat menyebabkan efek sebaliknya: rasa kantuk yang justru makin menjadi.

Mengutip laporan dari CNN Indonesia, penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan membuat tubuh kehilangan sensitivitas terhadap kafein. Efek “melek” yang selama ini diandalkan pun tak lagi terasa optimal.

Tubuh manusia memiliki sistem toleransi terhadap kafein, yaitu kondisi di mana semakin sering kita mengonsumsi kopi, semakin besar pula dosis yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek yang sama. Akibatnya, secangkir kopi tak lagi mampu menahan rasa kantuk seperti sebelumnya.

Selain mengurangi efektivitas kafein, konsumsi kopi berlebihan juga menimbulkan sejumlah efek samping seperti jantung berdebar, perut kembung, serta gangguan tidur. Hal ini tentu bertolak belakang dari tujuan awal minum kopi yang ingin membuat tubuh tetap segar dan waspada.

Ahli gizi dari Jakarta, dr. Rizki Wahyuni, menjelaskan bahwa kafein dalam jumlah tinggi dapat mengacaukan ritme sirkadian, yakni siklus alami tidur dan bangun manusia.

“Konsumsi kafein berlebihan bisa mengacaukan siklus tidur alami tubuh, alias ritme sirkadian,” jelas dr. Rizki Wahyuni.

Ketika ritme tidur terganggu, otak menjadi lebih cepat lelah. Bahkan, beberapa peserta dalam studi tersebut melaporkan merasa lebih capek meski sudah minum kopi dua kali sehari. Ini memperkuat bukti bahwa efek kopi tidak dapat diandalkan terus-menerus, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Penelitian lain yang dirilis oleh Sleep Foundation mengungkap bahwa kafein dapat bertahan dalam tubuh hingga enam jam. Artinya, jika seseorang minum kopi di sore hari, kualitas tidur malamnya bisa terganggu, membuat tubuh tetap aktif saat seharusnya istirahat.

Akibatnya, alih-alih merasa segar, banyak orang justru bangun tidur dengan tubuh lemas karena proses pemulihan selama tidur tidak berlangsung maksimal.

Dengan temuan ini, para ahli mengimbau agar konsumsi kopi dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Cukup satu hingga dua cangkir per hari, dan hindari mengonsumsinya di sore atau malam hari jika ingin menjaga kualitas tidur.

sumber : GP

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami