MEDAN, GEMADIKA.com — Seorang pria paruh baya yang dikabarkan merupakan mantan anggota TNI yang dipecat, diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan pada Kamis (16/4) di Jalan Pelita, Kecamatan Medan Sunggal. Penangkapan ini mengungkap fakta mengejutkan. pria tersebut ternyata bukan sekadar penjual, melainkan seorang bandar narkotika.
Tersangka berinisial HB (59), warga Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, ditangkap saat kedapatan menjual narkotika jenis sabu dalam jumlah yang cukup besar.
Barang Bukti Berbicara
Saat penangkapan, petugas menyita sejumlah barang bukti dari tangan HB, antara lain dua paket besar sabu dengan total berat mencapai 16 gram, sejumlah uang yang diduga merupakan hasil penjualan narkoba, serta berbagai barang bukti pendukung lainnya.
Kesaksian Kepala Lingkungan
Juan Raja Aritonang (29), Kepala Lingkungan di lokasi penangkapan, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (13/5) siang. Ia mengaku menyaksikan langsung proses penangkapan HB oleh personel Satresnarkoba Polrestabes Medan.
“Ada kemarin warga kami ditangkap, terkait narkoba. Ada barang bukti narkobanya juga,” ungkap Juan.
Sosok Tertutup yang Bikin Warga Tak Curiga
Yang menarik, selama tinggal di lingkungan tersebut, HB dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup. Ia sama sekali tidak bergaul dengan warga sekitar, bahkan keluarganya pun jarang terlihat berbaur di lingkungan.
Juan mengungkapkan bahwa HB baru sekitar tiga hingga empat bulan menjadi warga di wilayahnya dan selama itu pula tidak pernah melapor ke pihak lingkungan setempat.
“Dia ini baru sekitar tiga sampai empat bulan menjadi warga kami, orangnya tertutup. Saat pindah sampai sekarang malahan belum ada melapor,” tambah Juan.
Pola keseharian HB pun terbilang tidak biasa. Ia umumnya baru keluar rumah sekitar pukul 11 siang dan baru kembali pada malam hari. sebuah rutinitas yang kini dipahami warga sebagai bagian dari aktivitas gelapnya.
“Aktivitasnya biasanya sering keluar rumah, lalu malam kembali. Sejak pertama pindah, baru saat penangkapan itu saya ketemu dengan dia. Kalau di rumah jarang nampak, dan gak pernah ada kumpul-kumpul,“ pungkas Juan.
Kasus ini kini ditangani lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polrestabes Medan. Penangkapan HB menjadi pengingat bahwa ancaman peredaran narkoba bisa datang dari siapa saja dan di mana saja, bahkan dari sosok yang tampak tenang dan tidak mencolok di tengah masyarakat.
Penulis: Slamet





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan