GROBOGAN, GEMADIKA.com – Dalam upaya mengantisipasi bencana alam yang kerap melanda Kabupaten Grobogan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0717/Grobogan menggelar Apel Gelar Pasukan dan Perlengkapan Penanggulangan Bencana Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama hampir 30 menit ini menampilkan kesiapan berbagai instansi dalam menghadapi tantangan bencana di daerah.
Apel yang digelar pada Senin (11/8/2025) pagi pukul 08.00-08.29 WIB di Lapangan Kodim 0717/Grobogan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0717/Grobogan, Letkol Kav. Barid Budi Susila, bersama para perwira dan personel dari berbagai instansi terkait.
Sinergi Solid Lintas Instansi

Kegiatan ini melibatkan tidak hanya personel TNI, tetapi juga Polres, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), hingga Pramuka. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat Grobogan.
Mayor Cba A.M. Ichfani, selaku Kasdim 0717/Grobogan turut hadir mendampingi, bersama para Danramil jajaran Kodim 0717/Grobogan dan perwira staf yang siap berkoordinasi dalam situasi darurat.
Pesan Tegas Dandim: “Jangan Biarkan Rakyat Menunggu”

Dalam amanatnya, Letkol Kav. Barid Budi Susila menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana yang sering terjadi di wilayah Grobogan.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa, di wilayah Kabupaten Grobogan sering dilanda bencana banjir dan tanah longsor yang cukup memprihatinkan. Melihat kondisi seperti itu kita harus secepatnya melakukan tindakan tanggap darurat guna membantu para korban bencana,” tegas Dandim.
Komandan Kodim juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi: “Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh instansi terkait untuk saling bersinergi melakukan langkah pro aktif di wilayah dan lingkungan-nya apabila terkena bencana alam banjir, tanah longsor serta angin puting beliung demi kelancaran dan kesuksesan tugas mulia ini.”
Pesan yang paling menggugah adalah seruan untuk responsivitas: “Berikan yang terbaik untuk rakyat Kabupaten Grobogan. Ingat apa yang menjadi kesulitan rakyat Kabupaten Grobogan sudah barang tentu menjadi tanggung jawab kita bersama. Laporkan setiap perkembangan yang terjadi pada kesempatan pertama sesuai hierarki dan lakukan tindakan secepatnya untuk membantu para korban yang terkena dampak bencana alam, jangan sampai rakyat menunggu bantuan kita.”
Kesiapan Peralatan dan Personel

Apel ini tidak hanya memamerkan kekompakan pasukan, tetapi juga menguji kesiapan berbagai peralatan vital penanggulangan bencana. Dari peralatan Gulbencal (Penanggulangan Bencana Alam), truck personel, hingga peralatan dapur umum dan medis lengkap dengan ambulans, semuanya diperiksa secara menyeluruh.
Formasi pasukan yang terlibat mencakup:
- 1 SST (Satuan Setingkat Tim) Perwira Kodim
- 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) Ba/Ta Kodim
- 1 SST Satpol PP
- 1 SST BPBD
- 1 SSR (Satuan Setingkat Regu) Dinkes
- 1 SSR Damkar
- 1 SST Pramuka Saka Wira Kartika
Komitmen Jangka Panjang
Kegiatan yang berlangsung aman dan lancar ini bukan sekadar formalitas, melainkan cermin kesiapan nyata menghadapi ancaman bencana alam. Dengan wilayah Grobogan yang rawan banjir, longsor, dan angin puting beliung, koordinasi solid antar instansi menjadi kunci utama minimalisir risiko dan dampak bencana.
Dandim juga mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dan peka terhadap kondisi lingkungan: “Kita harus peka terhadap lingkungan dan melakukan aksi secepatnya apabila di daerah terjadi bencana alam apapun bentuknya, sekalian dalam mengabdi kepada Negara dan Bangsa yang kita cintai.” (Dion Pendim 0717/Grobogan)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan