PATI, GEMADIKA.com – Suhu politik di Kabupaten Pati kian memanas menjelang aksi demonstrasi besar pada Rabu, 13 Agustus 2025. Sejumlah elemen masyarakat telah bersiap turun ke jalan, sementara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati resmi menerbitkan maklumat penting demi menjaga ketertiban dan kondusivitas daerah.
Maklumat PCNU Pati: Jaga Kondisi Sosial dan Politik
Maklumat yang memuat lima poin utama itu ditujukan kepada masyarakat umum, aparat keamanan, hingga Bupati Pati, Sudewo. Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, menjelaskan, maklumat tersebut merupakan hasil rapat gabungan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Pati bersama Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abdul Kafarozi, di kediamannya, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Minggu (10/8/2025).

Turut hadir Rois Syuriyah PCNU Pati, KH Minal Nurrahman, beserta jajaran pengurus lainnya.
“Maklumat ini resmi kami keluarkan untuk menyikapi kondisi sosial dan politik lokal belakangan ini. NU sebagai organisasi sosial-keagamaan merasa perlu menyampaikan maklumat atas dinamika yang berkembang kepada sejumlah pihak,” ujar KH Yusuf Hasyim.
Berikut lima poin maklumat PCNU Pati:
- Mengajak seluruh masyarakat Pati untuk menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.
- Mengimbau peserta aksi maupun masyarakat umum agar mengutamakan cara-cara damai dan menjauhi tindakan anarkis.
- Meminta aparat keamanan untuk bertindak profesional, mengedepankan pendekatan persuasif, dan menghormati hak-hak warga dalam menyampaikan pendapat.
- Mengajak pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjadi mediator dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
- Menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dukungan Logistik Terus Mengalir
Sementara itu, persiapan aksi yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu terus dimatangkan. Sehari jelang aksi, Selasa (12/8/2025), bantuan logistik dari warga yang peduli terus mengalir ke depan Kantor Bupati Pati.
Pantauan Gemadika.com mencatat, bantuan yang terkumpul telah mencapai sekitar 14.000 dus air mineral, ribuan bungkus roti, aneka makanan ringan, buah-buahan, serta berbagai donasi lain. Tumpukan bantuan ini menjadi bukti tingginya antusiasme warga untuk mendukung aksi tersebut.
Aliansi memperkirakan jumlah massa yang hadir bisa menembus lebih dari 50.000 orang dari berbagai desa di Kabupaten Pati. Aksi ini diklaim akan berlangsung damai, namun dengan tuntutan tegas agar Bupati Sudewo mengundurkan diri secara ksatria atau siap dilengserkan secara paksa oleh rakyat.
“Kami menegaskan bahwa aksi ini damai, tapi suara rakyat harus didengar,” tegas salah satu perwakilan aliansi.
Aparat Siaga di Titik Kumpul Strategis
Pihak kepolisian telah bersiaga penuh dengan melakukan koordinasi pengamanan di berbagai titik strategis yang akan menjadi pusat berkumpulnya massa. Aksi besar ini direncanakan dipusatkan di Alun-Alun Pati, dengan beberapa titik kumpul lain di wilayah kota.
Dengan jumlah massa yang diprediksi membeludak, semua pihak diimbau tetap menjaga ketertiban demi memastikan aspirasi tersampaikan tanpa menimbulkan kericuhan.(joko purnomo)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan