BANGKALAN, GEMADIKA.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat yayasan Ash Shafiyah Patereman Modung resmi beroperasi dengan menghadirkan layanan makan bergizi gratis bagi masyarakat Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.
Dapur Sehat Ash Shafiyah merupakan dapur ke dua yang berada di naungan Pondok Pesantren Al Anwar. Dimana sebelumnya telah diresmikan Dapur Sehat yang pertama pada bulan Januari 2025 yang lalu.
Program ini terus di kembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat Kecamatan Modung dan tentunya sebagai langkah nyata mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pengasuh pondok pesantren Al Anwar DR. KH. Mohammad Mukhlis Muhsin M.H., dalam sambutannya mengatakan, launching dapur sehat kedua merupakan bentuk pengabdian kami kepada pemerintah dan masyarakat lewat MBG.
“Terimakasih kepada semua pihak dari Forkopimcam hingga masyarakat Kec. Modung telah mendukung program MBG ini. Dan sengaja kami beri nama dapur sehat Ash Shafiyah untuk mengenang nama nenek saya,” ungkapnya, Senin (25/08/2025).
Selain dapur sehat Ash Shafiyah, pengasuh ponpes Al Anwar KH. Mukhlis juga telah menyiapkan dapur ke 3 yang rencananya akan di launching bulan September 2025.

“Penambahan ini diharapkan bisa memperluas jangkauan layanan MBG, setiap SPPG dapat melayani 4.000 anak, artinya jika 3 SPPG ini berjalan 120.000 anak modung akan terlayani. Pastinya ini akan bermanfaat dan bisa dirasakan oleh masyarakat di seluruh pelosok Kecamatan Modung,” pungkasnya.
Kemarin Ibu Gubenur sempat datang dalam kunjungan tidak resmi hanya ingin melihat perkembangan MBG di Kecamatan Modung
“Beliau senang melihat hasil dari semester awal pelaksanaan MBG di Modung, dan berharap teman-teman seperjuangan dalam mendirikan ponpes dianjurkan untuk membuat dapur sehat sebagai dukungan Jawa Timur kepada program bapak Presiden,” imbuhnya.
Sementara itu Camat Modung Dedy Suherman mengatakan, dengan munculnya kembali SPPG di Kec. Modung ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
“SPPG ini akan mengcover kebutuhan gizi di seluruh sekolah baik sekolah negeri, swasta, madrasah dan pondok pesantren yang ada di Kecamatan Modung. Semoga SPPG ini bisa melayani dengan maksimal kebutuhan kesehatan dan gizi masyarakat, sehingga dapat mencetak generasi yang unggul,” tutupnya. (nardi)



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan