BANGKALAN, GEMADIKA.com – Diduga proyek peningkatan jalan Arosbaya-Campor yang bersumber dari dana APBD 2025 dengan anggaran Rp. 6.886.378.000, Milyar yang dikerjakan oleh CV Al-Islah, tidak sesuai dengan RAB.

Hal ini telah di buktikan dengan hadirnya Komisi III DPRD Kabupaten Bangkalan yang turun langsung ke lokasi pengerjaan. Inspeksi mendadak (Sidak) ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Bangkalan, Reza Teguh Wibowo bersama beberapa anggotanya dan didampingi oleh Kepala Bidang Bina Marga PUPR Bangkalan serta masyarakat setempat.

Dengan membawa alat bor berdiameter 4″, jalan tersebut dilakukan tes core drill secara acak. Dan di temukan lapisan jalan aspal yang memiliki ketebalan hanya 1,6 cm di Desa Tongguh dan 4,3 cm di depan mini market basmalah Jl Raya Aer Mata Arosbaya. Padahal jika mengacu pada RAB, standar ketebalan harus 6 cm.

“Kita sebagai dewan juga ingin melihat kebenaran, seperti apa situasi di lapangan dan benar kami menemukan beberapa kekurangan dari ketebalan aspalnya, mungkin itu terkendala teknis sehingga kurang tebal pas di tanjakan,” ujar Reza Ketua Komisi III DPRD Bangkalan.

Komisi III DPRD Bangkalan turun langsung cek proyek jalan Arosbaya Campor. (Foto Istimewa)Dengan temuan yang ada Komisi III akan memanggil PUPR Bangkalan dan AMP pada hari Selasa untuk melaksanakan rapat evaluasi dan tindak lanjutnya seperti apa.

Selain itu, dilapangan juga di temukan adanya saluran drainase yang tersumbat oleh tumpukan tanah yang mengendap selama bertahun-tahun.

“Ini juga terjadi miskomunikasi antara dinas PUPR dan konsultan perencana, sepertinya mereka tidak menggambar drainase di STA 2.250, setelah di konfirmasi ke dinas terkait, rencananya akan dinormalisasi dengan harapan di tahun 2026 ada anggaran untuk membuat drainase dengan sempurna,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga PUPR Bangkalan, Guntur Setiyadi, menegaskan persoalan hanya terjadi di satu titik, tepatnya di bagian tengah jalan.

“Kalau kita lihat secara keseluruhan, kondisinya baik. Kendala hanya ada di satu titik karena faktor teknis saat pelaksanaan,” katanya.

Ia memastikan pekerjaan masih dalam tahap pelaksanaan. “Nanti setelah selesai akan kita cek total, tidak hanya di titik sampling. Semua titik akan ditarik data rataannya, dan jika ada yang tidak sesuai, tentu akan diperbaiki,” tegas Guntur.

Sementara itu, Direktur CV Al-Islah, Suhairi, menyatakan siap menindaklanjuti hasil sidak DPRD. “Kami berterima kasih atas pengawasan dari Komisi III. Terkait catatan di lapangan, akan segera kami perbaiki sesuai rekomendasi,” ujarnya.

Dengan adanya keikut sertaan Komisi III dan masyarakat semoga program jalan yang dinantikan masyarakat Arosbaya dapat terlaksana dengan baik, bermanfaat dan tentunya memperlancar akses perekonomian di wilayah Kecamatan Arosbaya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami