JAKARTA, GEMADIKA.com – Ratusan warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu membubarkan diri dengan damai usai menggelar aksi di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025) sore.

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 16.51 WIB. Sebelum meninggalkan lokasi, mereka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada aparat kepolisian serta petugas keamanan KPK yang telah mengawal jalannya aksi.

“Terima kasih Pak Polisi,” teriak peserta aksi sambil bersorak dan berjalan meninggalkan lokasi dengan membawa atribut aksi. Sejumlah peserta juga menegaskan bahwa aksi mereka berlangsung dengan semangat cinta damai.

Baca juga :  Dada Terasa Terbakar? Ini 10 Penyebabnya, dari GERD hingga Serangan Jantung

Seorang ibu dari rombongan massa sempat menyalami aparat kepolisian dan menyampaikan doa agar para petugas selalu diberikan kesehatan. “Sehat-sehat selalu, kalau ke Pati mampir ya Pak,” ujarnya ramah.

Ungkapan serupa juga disampaikan seorang pria paruh baya yang meminta maaf sekaligus berterima kasih atas pengamanan yang diberikan. “Makasih ya Pak, maaf, usahain sehat selalu,” katanya. Polisi yang menerima salam itu membalas dengan senyum, “Makasih ya, hati-hati ya Bu.”

Momen hangat juga terlihat ketika seorang perempuan melambaikan tangan sambil bercanda kepada aparat. “Mas Rizki, love you,” ucapnya disambut tawa peserta aksi lain.

Latar Belakang Aksi

Baca juga :  Rupiah Melemah ke Rp17.880, Pemerintah Pastikan APBN Terkendali dan BBM Subsidi Tidak Naik

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu datang ke KPK untuk menyuarakan tuntutan terkait dugaan praktik korupsi yang merugikan masyarakat di daerah mereka. Dalam orasinya, massa meminta KPK turun tangan melakukan penyelidikan serta menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai sejumlah kasus yang dinilai merugikan kepentingan publik, khususnya terkait pengelolaan sumber daya alam dan proyek pembangunan di Pati.

Aksi berlangsung tertib dan kondusif hingga akhir, tanpa insiden berarti. Dengan pembubaran yang penuh keakraban antara warga dan aparat, demonstrasi tersebut menjadi salah satu contoh aksi damai yang tetap mengedepankan aspirasi rakyat.
(Samidi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami