BANYUMAS, GEMADIKA.com – Suasana penuh antusias menyelimuti Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis (13/11/2024).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., secara resmi mengoperasikan instalasi pompa hidram yang menjadi harapan baru bagi ribuan petani di wilayah tersebut.

Program bertajuk “TNI AD Manunggal Air Pertanian Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional” ini bukan sekadar peresmian infrastruktur. Lebih dari itu, ini adalah jawaban konkret atas persoalan kekeringan yang selama ini menghambat produktivitas pertanian di sejumlah daerah.

Momen bersejarah ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasad bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sirine tersebut menjadi simbol dimulainya era baru pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan di Banyumas.

Dampak Nyata: Dari Sekali Tanam Menjadi Tiga Kali Panen

Dalam keterangan resminya kepada awak media, Kasad mengungkapkan capaian menggembirakan dari program ini.

“Sebetulnya peresmian ini merupakan rasa syukur karena program pengairan persawahan di Kecamatan Rawalo ini berjalan dengan baik. Sampai sekarang sudah ada sekitar 1.004 hektare yang bisa diairi, sehingga masyarakat bisa dua kali bahkan tiga kali tanam dalam setahun,” ungkap Kasad dengan penuh semangat.

Angka 1.004 hektare bukan sekadar statistik. Di balik angka itu, ada ribuan keluarga petani yang kini memiliki harapan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan frekuensi tanam yang meningkat, pendapatan petani diproyeksikan naik signifikan dibandingkan sebelumnya.

Baca juga :  Jelang Penutupan TMMD, Provos Kodim Sragen Sidak Warung Warga — Pastikan Satgas Tak Tinggalkan Hutang Sepeser Pun!

Komitmen Berkelanjutan untuk Swasembada Pangan

Kasad menegaskan bahwa program ini bukanlah yang terakhir. TNI Angkatan Darat berkomitmen untuk terus mengembangkan program serupa di berbagai wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.

“Ke depan kami akan terus memberikan dukungan dan memperluas program seperti ini, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan pasokan air bagi pertanian. Ini bagian dari kontribusi nyata TNI AD untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Kasad.

Ia menambahkan bahwa diskusi intensif telah dilakukan dengan Gubernur Jawa Tengah untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi prioritas berikutnya. Sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ini, sekaligus mendukung program prioritas Presiden dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Apresiasi Gubernur: Kolaborasi yang Menghasilkan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi tinggi atas peran TNI AD dalam membantu mengatasi persoalan vital di sektor pertanian.

“Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, kehadiran Kasad dan TNI AD sangat kami butuhkan. Hal ini sudah ditindaklanjuti oleh jajaran teritorial seperti Kodim dan Koramil untuk membantu kegiatan di wilayah-wilayah yang kekurangan air. Momen ini sangat luar biasa bagi kami,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi.

Baca juga :  Paket Misterius di Rumah Pendeta Gereja di Kudus Sempat Bikin Panik!, Isi Kardus Ternyata Sayur dan Jajanan

Ia menekankan bahwa kehadiran satuan teritorial TNI AD di tingkat daerah memudahkan koordinasi dan mempercepat implementasi program. Sinergi ini tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga memperkuat hubungan sipil-militer dalam pembangunan daerah.

Dialog Langsung dan Perluasan Program

Tidak hanya meresmikan pompa hidram, Kasad juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para petani penerima manfaat program Manunggal Air. Dalam kesempatan tersebut, para petani menyampaikan apresiasi dan berbagi pengalaman tentang dampak positif program ini terhadap kehidupan mereka.

Kasad juga melakukan komunikasi dengan perwakilan dari berbagai daerah melalui video conference, memastikan program serupa dapat direplikasi di wilayah lain. Dalam agenda tersebut, Kasad turut menerima penjelasan mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI AD yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan Kasad ke Banyumas ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memimpin Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat Tahun 2025 di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami