GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, terus mengoptimalkan program ketahanan pangan desa melalui budi daya ternak sapi (lembu). Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor peternakan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
Dalam pelaksanaannya, ternak sapi Desa Sedayu dirawat secara rutin dan terencana. Pakan yang diberikan meliputi rumput segar dan dedak padi, serta ditunjang dengan pakan konsentrat (sentrat) guna memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Pola pemberian pakan ini dilakukan untuk menunjang pertumbuhan sapi agar tetap sehat dan menghasilkan nilai ekonomi yang optimal.
Pengelola ternak sapi Desa Sedayu, Pak Siswanto, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan berbasis peternakan tersebut telah berjalan sejak Oktober 2025. Ia menyampaikan bahwa sistem pengelolaan ternak dilakukan secara berkelanjutan dengan menerapkan pola panen dan peremajaan yang terjadwal.

“Untuk ternak sapi, panen dilakukan setiap enam bulan sekali. Setelah itu, dilakukan peremajaan agar program ketahanan pangan ini tetap berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Kang Siswanto saat dikonfirmasi Tim Gemadika.com, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, pengelolaan ternak sapi tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga pada keberlangsungan usaha peternakan desa dalam jangka panjang. Dengan manajemen yang terencana, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu penopang ekonomi desa.
Melalui program budi daya ternak sapi ini, Pemerintah Desa Sedayu berharap ketahanan pangan desa dapat terus terjaga, sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi desa dan masyarakat sekitar, sejalan dengan upaya penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. (Joko P)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan