BURIRAM, GEMADIKA.com —Penampilan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapat pengakuan dari para rivalnya setelah tampil impresif pada seri pembuka Moto3 Thailand 2026. Pembalap berusia 17 tahun itu berhasil menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah terlibat duel sengit memperebutkan posisi podium.

Balapan yang digelar di Sirkuit Buriram tersebut berlangsung ketat sejak awal hingga lap terakhir. Veda harus bersaing dengan beberapa pembalap kuat, di antaranya Valentin Perrone, Alvaro Carpe, dan Adrian Fernandez untuk memperebutkan posisi tiga besar.

Valentin Perrone yang akhirnya berhasil merebut podium ketiga mengaku persaingan dengan Veda dan dua pembalap lainnya sangat intens sepanjang balapan.

“Benar-benar pertarungan yang alot demi podium terakhir. Saya tahu itu bakal sulit, jadi saya mencoba tenang tetapi juga berupaya maksimal saat dibutuhkan,” kata Perrone dikutip dari Speedweek.

Baca juga :  Jalan Lenteng Agung Masih Macet Parah Sehari Setelah Ambles, Perbaikan Saluran Air Terus Dikebut

Pembalap yang memperkuat tim Red Bull KTM Tech3 itu juga menilai Veda dan para pesaing lainnya tampil agresif dengan banyak manuver saling menyalip.

“Mereka [Veda, Carpe, dan Fernandez] begitu agresif dan banyak manuver salip menyalip. Bahkan pembalap-pembalap di belakang kami juga mendekat, jadi kami harus berjuang di setiap lap. Saya fokus di posisi empat besar dan di tikungan terakhir saya mencoba masuk dari sisi dalam, saya hampir kehilangan kontrol. Tetapi itu risiko yang sepadan,” ucap Perrone.

Setelah duel sengit tersebut, Perrone akhirnya mampu mengamankan posisi ketiga dan naik podium pada balapan tersebut. Ia pun mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih setelah pertarungan ketat sepanjang balapan.

Podium di Moto3 Thailand 2026 ini menjadi pencapaian penting bagi Perrone. Sebelumnya, ia juga pernah meraih podium pada musim lalu saat finis ketiga di Moto3 Belanda serta menjadi runner-up di Moto3 Hungaria.

Baca juga :  Jangan Campur Daging dan Jeroan! Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai Saat Idul Adha

“Finis di posisi ketiga setelah pertarungan yang sengit menghadirkan perasaan yang luar biasa. Kami belajar banyak dari balapan ini dan dari persaingan dengan pembalap-pembalap bagus selama akhir pekan,” ujar Perrone.( Dilansir dari CNN Indonesia)

Meski belum berhasil naik podium, penampilan Veda Ega Pratama di seri pembuka Moto3 musim 2026 menunjukkan potensi besar pembalap muda Indonesia tersebut untuk bersaing di level dunia. Hasil finis di posisi lima besar juga menjadi sinyal positif bagi perjalanan kariernya di ajang balap motor paling kompetitif di kelas Moto3.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami