BANYUMAS, GEMADIKA.com — Menjelang libur Idulfitri, pengelola objek wisata di kawasan Kabupaten Banyumas mulai melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan. Langkah tersebut meliputi perawatan fasilitas, penambahan sarana pendukung, hingga koordinasi pengamanan dengan berbagai pihak.

Manager Promosi dan Pemasaran BLUD UPTD Lokawisata Pelayanan Pariwisata Teratai Mas, Topan Aji Pramukti, mengatakan bahwa menjelang libur Lebaran pihaknya rutin melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas publik di kawasan wisata. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh sarana siap digunakan oleh pengunjung.

“Seperti biasanya kita melakukan general maintenance, checking and recheck semua fasilitas publik untuk menyambut wisatawan,” ujar Topan, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa evaluasi dari musim libur tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar dalam melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kebutuhan tempat ibadah bagi wisatawan.

Baca juga :  Tren Wisata 2026 Berubah: Liburan Kini Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Tapi Cari Makna Hidup

Menurutnya, fasilitas musala di Taman Mas Kemambang dan Madang Maning Park sering dipadati pengunjung saat musim libur Lebaran. Karena itu, pengelola menambah satu musala baru di Madang Maning Park serta memodifikasi bangunan yang tidak terpakai di Taman Mas Kemambang untuk difungsikan sebagai musala.

Selain peningkatan fasilitas ibadah, pengelola juga melakukan pemangkasan sejumlah pohon di area wisata. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi risiko, terutama menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi.

“Karena objek wisata kita banyak pohon, jadi kita perhatikan betul. Pohon-pohon yang berisiko sudah kita lakukan pemangkasan,” ujarnya.

Topan menambahkan, jumlah kunjungan wisatawan selama libur Lebaran biasanya meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Pada hari kerja, lonjakan pengunjung bisa mencapai 10 hingga 15 kali lipat, sedangkan pada akhir pekan peningkatan berkisar tiga hingga lima kali lipat.

Baca juga :  Geopark Meratus Siap Jadi Ikon Wisata Kalimantan, Usung Konsep “Soul of Borneo”

Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, pengelola juga menyiapkan skema tambahan dalam sistem penjualan tiket. Langkah ini dilakukan guna mencegah gangguan transaksi digital ketika jumlah wisatawan meningkat tajam.

Selain itu, pihak pengelola juga menjalin koordinasi dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah, kepolisian, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pengelola berharap wisatawan dapat menikmati libur Lebaran di kawasan wisata Baturraden dengan aman, nyaman, dan tertib.(Tim Gemadika)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami