BANGKALAN, GEMADIKA.com – Event tahunan yang yang di gelar OSIS SMAN 1 Bangkalan (Resitall 2k26) menjadi salah satu tradisi ini selalu ditunggu. Acara ini membawa para penonton ke era tahun sembilan puluhan dengan mengusung tema Retro Time Beyound The Boundaries.
Selain untuk hiburan kegiatan ini bisa menjadi upaya sekolah mendidik siswanya untuk membentuk karakter kreatif, percaya diri dan berani mengambil resiko.
Saat tim memasuki area acara, beberapa anggota OSIS melakukan pengecekan. Hal ini dilakukan demi ketertiban selama acara berlangsung. Di sekeliling panggung juga terlihat beberapa stan produk yang mensponsori acara ini. Sekaligus ada juga stan photobooth untuk mengabadikan momen bersama teman.
Acara dibuka secara resmi oleh Perwakilan dari Cabdin Wilayah Bangkalan, Afiat Arief di dampingi Kepala Sekolah SMAN 1 Bangkalan, Drs. Jumali, M.M melakukan prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah, Drs. Jumali, M.M., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Kepala sekolah menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini yaitu untuk melatih kemampuan anak dibidang non akademik.

“Saya berharap agar siswa dapat menjadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk mengeksplor semua kemampuan yang dimiliki,” ungkapnya. Sabtu (04/04/26).
Resitall 2026 SMAN 1 Bangkalan tidak hanya menjadi ajang ekspresi seni, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kreativitas siswa. Dengan suksesnya acara ini, sekolah berharap dapat terus mendukung pengembangan bakat siswa melalui kegiatan seni dan budaya di tingkat yang lebih bergengsi.
“Keberhasilan kegiatan ini tak luput dari kekompakan mulai dari murid, wali murid, komite, alumni dan guru hingga kepala sekolah. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, ini juga peluang mencari bibit unggul untuk FLS2N dan lomba di tingkat nasional lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Guru Kesiswaan, Muhammad Rofii menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan program kerja OSIS. Semua di kerjakan oleh siswa dari awal sampai puncak acara tersebut.
“Kami hanya sebagai pembina selebihnya hanya mengarahkan memberi saran dan juga membackup beberapa kepanitiaan,” tuturnya.
Terdapat 25 penampilan pada acara ini mulai dari Penampilan seni pencak silat, Fashion Show ala Koboy, Seni tari, Dance dan Beberapa penampilan seni musik.
“Semua merupakan hasil seleksi yang telah di sesuaikan dengan kuota yang ada,” katanya.
Event ini akan menciptakan kemerdekaan berpikir yang mendorong para siswa untuk berpikir kritis, berinovatif dalam proses pembelajaran nyata. (nardi)



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan