JAKARTA, GEMADIKA.com – DPR RI bersama pemerintah menggelar rapat koordinasi tertutup untuk membahas perkembangan situasi terkini pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, Senin (25/5/2026). Rapat tersebut berlangsung di Gedung Nusantara IV DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Rapat koordinasi dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dari pemerintah.

“Untuk mengefektifkan waktu, izinkan saya membuka rapat koordinasi pada hari ini dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,” ujar Dasco saat membuka rapat.

Tak lama setelah rapat dimulai, Dasco menyatakan pembahasan dilakukan secara tertutup guna membahas berbagai langkah strategis percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

Baca juga :  Terungkap! Warna Pakaian Ini Bikin Kamu Terlihat Lebih Ramah dalam Sekejap

Selain itu, hadir pula Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri UMKM, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryanto, hingga Kepala BNPB Suharyanto.

Rapat tersebut membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum, layanan kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah terdampak bencana.

Sebelumnya, pemerintah menyampaikan bahwa sebagian besar fasilitas publik di wilayah terdampak kini telah kembali beroperasi secara normal. Sebanyak 130 rumah sakit dan 1.265 puskesmas yang sempat terdampak bencana disebut telah kembali melayani masyarakat.

Namun, masih terdapat enam unit puskesmas pembantu yang belum beroperasi, terutama di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Baca juga :  Harga Minyak Goreng Naik, Mentan Amran Sebut Mafia Pangan Rusak Distribusi Nasional

Di sektor pendidikan, pemerintah mencatat sebanyak 4.922 sekolah di tiga provinsi terdampak telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Saat ini, pemerintah juga tengah merevitalisasi 3.002 sekolah dengan total anggaran mencapai Rp2,86 triliun.

Sementara itu, kondisi infrastruktur jalan dan jembatan juga terus dipulihkan secara bertahap. Di Provinsi Aceh, sebanyak 1.521 ruas jalan dan 351 jembatan telah kembali fungsional. Sedangkan di Sumatera Utara, 607 ruas jalan dan 343 jembatan telah pulih dan dapat digunakan masyarakat.

Pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat agar aktivitas masyarakat kembali normal serta perekonomian daerah segera pulih.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami