GROBOGAN, GEMADIKA.com – kepala desa se-Kecamatan Toroh turut menghadiri kegiatan launching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar di Desa Dimoro, Kabupaten Grobogan, pada Senin (25/5/2026).
Kehadiran para pemangku wilayah tersebut menjadi bukti dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat melalui Posyandu yang kini bertransformasi menjadi layanan terpadu lintas sektor.
Kegiatan yang dipusatkan di GOR Dimoro ini berlangsung meriah dan dipadati ratusan warga. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal acara, dengan banyaknya warga yang memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia, mulai dari kesehatan hingga layanan sosial lainnya.
Para kepala desa tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Mereka juga meninjau langsung pelaksanaan Posyandu 6 SPM, yang kini mencakup berbagai bidang pelayanan seperti kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan sosial.

Kepala Desa Dimoro, Totok Suprapto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Toroh yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
“Kehadiran para lurah dan kepala desa ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap program Posyandu 6 SPM ini dapat diterapkan secara maksimal di seluruh desa,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peluncuran program, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama bagi pemerintah desa dan kelurahan dalam mengimplementasikan Posyandu berbasis 6 SPM.
Suasana kegiatan semakin hidup saat para peserta berdialog dan berbagi pengalaman terkait pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing. Hal ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta mempercepat penerapan program di seluruh desa dan kelurahan.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa dan kelurahan di Kecamatan Toroh, program Posyandu 6 SPM diyakini mampu berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ke depan, Posyandu diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga berkembang menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta menjadi motor penggerak pembangunan berbasis kebutuhan warga di Kabupaten Grobogan.
Tim Gemadika.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan