GROBOGAN,GEMADIKA.com – Pembangunan Jembatan Merah Putih yang menghubungkan Desa Cingkrong dan Desa Karangpaing, Kabupaten Grobogan, terus menunjukkan progres positif. Meski sempat mengalami kendala teknis pada awal Juli, pekerjaan kini kembali berjalan normal setelah seluruh material utama tiba di lokasi proyek.

Kepala tukang sekaligus penanggung jawab pembangunan, Parlan, menjelaskan bahwa pada 5 Juli 2026 sempat terjadi penurunan pada sling jembatan. Kondisi tersebut terjadi karena material penyangga utama atau restang yang berfungsi menjaga kekuatan sling belum tersedia dan masih menunggu pengiriman dari Jakarta.

Pembangunan Jembatan Merah Putih yang menghubungkan Desa Cingkrong dan Desa Karangpaing, Grobogan, telah mencapai 70 persen. Proyek ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga hari jika cuaca mendukung.

“Saat itu kami tetap melanjutkan pekerjaan yang bisa dikerjakan terlebih dahulu. Namun setelah sling dipasang, terjadi penurunan karena material penyangga belum maksimal,” ujar Parlan.

Menurutnya, material restang kini telah tiba dan seluruhnya sudah dipasang. Dengan terpasangnya komponen tersebut, kondisi sling jembatan kembali normal sehingga proses pembangunan dapat dilanjutkan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan pagar pengaman (handrail) serta pemasangan papan lantai jembatan. Kedua tahapan tersebut menjadi proses akhir sebelum jembatan siap difungsikan.

Parlan optimistis pembangunan dapat segera diselesaikan apabila kondisi cuaca tetap mendukung dan tidak terjadi hambatan di lapangan.

“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen. Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga pekerjaan bisa segera selesai dan jembatan dapat segera difungsikan untuk masyarakat,” katanya.

Keberadaan Jembatan Merah Putih ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, mempercepat mobilitas warga, serta meningkatkan konektivitas antara Desa Cingkrong dan Desa Karangpaing. Selain mempermudah aktivitas ekonomi dan pertanian, jembatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana pendukung pelayanan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas sosial masyarakat di kedua desa.

Apabila seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target, Jembatan Merah Putih diperkirakan selesai dan siap digunakan masyarakat dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Tim Gemadika.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami