JAKARTA, GEMADIKA.com – Seorang mantan karyawan berinisial S diduga membawa kabur satu unit ponsel operasional milik sebuah usaha setelah hubungan kerja antara keduanya memburuk akibat persoalan disiplin kerja.
Menurut keterangan pihak manajemen, permasalahan bermula saat yang bersangkutan dinilai kurang bertanggung jawab dalam menjalankan pekerjaannya. Terduga pelaku disebut kerap datang terlambat hingga beberapa kali mangkir kerja tanpa alasan yang jelas.
Meski demikian, pihak perusahaan mengaku sempat memberikan kesempatan kedua agar yang bersangkutan dapat memperbaiki sikap dan kembali bekerja secara profesional. Namun, situasi justru disebut semakin tidak kondusif.
“Sudah sempat diberi kesempatan lagi, tetapi malah muncul persoalan baru,” ujar pihak pemilik usaha.
Tak lama setelah itu, pihak manajemen mendapati satu unit ponsel operasional kantor diduga dibawa oleh mantan karyawan tersebut. Saat dimintai penjelasan, terduga pelaku disebut berdalih bahwa perangkat tersebut sudah berpindah tangan.
Namun, pihak perusahaan menilai sejumlah bukti yang dimiliki justru mengarah pada dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam hilangnya perangkat tersebut.
Pemilik usaha juga menyayangkan sikap mantan karyawan tersebut karena dinilai tidak menunjukkan iktikad baik saat diajak menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Kami hanya ingin masalah ini diselesaikan dengan baik, tetapi responsnya terkesan santai dan tidak kooperatif,” lanjutnya.
Melalui kejadian ini, pihak manajemen berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di lingkungan kerja lain serta menjadi pelajaran penting mengenai tanggung jawab dan etika profesional dalam bekerja.




