JAKARTA, GEMADIKA.com – Polisi mengamankan 11 orang dalam patroli gabungan skala besar yang digelar di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, petugas turut menyita berbagai barang bukti mulai dari senjata tajam, narkotika, hingga ribuan butir obat keras ilegal jenis tramadol dan hexymer.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan operasi berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB dengan melibatkan 287 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan jajaran Polsek.

“Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 11 orang yang saat ini masih menjalani pemeriksaan terkait dugaan kepemilikan narkotika, obat-obatan terlarang hingga dugaan tindak pidana lainnya,” kata Reynold dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Baca juga :  Komplotan Curanmor di Jakbar Dibekuk, Motor Dicuri dalam Hitungan Detik

Patroli gabungan TNI-Polri itu menyisir sejumlah ruas jalan utama serta lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan dan kriminalitas.

Dalam patroli tersebut, polisi juga mengamankan dua pria yang kedapatan membawa kunci letter T saat mengendarai sepeda motor Honda Vario. Keduanya diduga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor.

“Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan dua pria yang kedapatan membawa kunci letter T saat menggunakan sepeda motor Honda Vario. Keduanya diduga terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Selain itu, jajaran Polsek Metro Tanah Abang menemukan barang bukti berupa 33,12 gram tembakau sintetis, 1.202 butir tramadol, 116 butir hexymer, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan obat-obatan terlarang.

Sementara di wilayah Cempaka Putih, polisi kembali menemukan paket kecil diduga narkotika jenis sabu, tembakau sintetis, serta obat keras dari sejumlah pengendara yang diperiksa.

Baca juga :  Lutfiana Ulfa Kembali Jadi Sorotan, Penampilannya Kini Bikin Warganet Pangling

Petugas juga menyita satu bilah clurit tanpa pemilik dan beberapa kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat resmi maupun pelat nomor kendaraan.

Reynold menegaskan patroli rutin akan terus dilakukan untuk menekan angka kriminalitas dan peredaran narkoba di Jakarta Pusat.

“Kami akan tindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Secara umum, situasi keamanan selama operasi berlangsung dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami