PADANG, GEMADIKA.com – Seorang mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) dan seorang warga dilaporkan mengalami luka akibat terkena peluru yang diduga nyasar di kawasan sekitar kampus Universitas Negeri Padang, Selasa (2/6/2026) sore.
Informasi mengenai insiden tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Erianjoni. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan melibatkan seorang mahasiswi UNP yang sedang beraktivitas di lingkungan kampus.
“Iya, benar. Ada mahasiswi kita terkena peluru nyasar di bagian paha, sore tadi,” ungkap Erianjoni saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Ia menjelaskan, mahasiswi yang menjadi korban berinisial N dan merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Saat kejadian, korban diketahui sedang berkumpul bersama sejumlah temannya di area Alun-Alun Kampus untuk merayakan seminar proposal.
“Mahasiswi Ilmu Sosial. Dia terkena peluru saat sedang berkumpul di Alun-Alun kampus,” terangnya.
Selain mahasiswi tersebut, seorang warga juga dilaporkan mengalami luka di bagian tangan akibat terkena peluru saat beraktivitas di sekitar kawasan kampus.
“Warga juga ada dilaporkan terkena peluru nyasar di bagian tangan saat beraktivitas di sekitar kampus,” jelasnya.
Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak kampus, peluru yang mengenai kedua korban diduga berasal dari aktivitas latihan menembak. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti maupun asal peluru yang mengenai korban.
Menurut Erianjoni, pihak yang diduga terkait dengan aktivitas latihan tersebut telah memberikan pendampingan kepada korban dan bertanggung jawab terhadap proses penanganan medis yang sedang dijalani.
“Mereka sudah bertanggung jawab dan mendampingi proses operasi korban,” ujarnya.
Pihak Universitas Negeri Padang juga mengimbau seluruh mahasiswa agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di lingkungan kampus maupun kawasan sekitarnya hingga terdapat informasi resmi terkait insiden tersebut.
“Kita mengimbau seluruh mahasiswa untuk selalu berhati-hati dan tetap waspada dalam kondisi apa pun,” tutupnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap kejadian maupun hasil penyelidikan atas insiden yang menyebabkan dua orang terluka tersebut. Aparat terkait diharapkan segera memberikan penjelasan guna memastikan penyebab peristiwa dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan