JAKARTA, GEMADIKA.com – Sejumlah mitra dan investor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada awal Juni 2026. Mereka menuntut kepastian terkait operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum berjalan meski investasi telah digelontorkan dalam jumlah besar.
Para peserta aksi mengaku menghadapi berbagai kendala, mulai dari proses perizinan yang belum tuntas, ketidakpastian birokrasi, hingga dampak kebijakan evaluasi dan penataan ulang program yang dilakukan BGN pasca pergantian pimpinan lembaga tersebut.
Salah satu persoalan yang disoroti adalah banyaknya fasilitas dapur MBG yang telah selesai dibangun sejak akhir 2025 namun belum memperoleh izin operasional. Sejumlah investor mengaku telah mengeluarkan dana miliaran rupiah untuk membangun sarana pendukung program tersebut, namun hingga kini belum dapat memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia.
Kondisi tersebut dinilai menimbulkan kerugian finansial yang cukup besar. Pasalnya, sebagian investor membangun dapur dengan memanfaatkan fasilitas kredit perbankan sehingga tetap harus menanggung kewajiban pembayaran cicilan dan bunga meski operasional belum berjalan.
Selain persoalan izin, sejumlah mitra juga menyampaikan keluhan terkait dugaan pengalihan titik dapur secara sepihak. Mereka mengaku ada pihak tertentu yang mengambil alih pengelolaan lokasi dapur yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh investor lain, sehingga memicu konflik di lapangan.
Situasi semakin memanas setelah BGN menerapkan kebijakan moratorium sementara terhadap pembangunan dapur baru. Kebijakan tersebut diambil untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola anggaran dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Para mitra berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai status investasi yang telah mereka tanamkan. Mereka juga meminta adanya transparansi dalam proses perizinan, pengelolaan dapur, serta kebijakan yang menyangkut keberlangsungan program MBG.
Aksi tersebut menjadi perhatian publik karena Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.
Para investor berharap dialog antara BGN dan mitra pelaksana dapat segera dilakukan sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan tanpa menghambat pelaksanaan program di lapangan.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan