SEMARANG, GEMADIKA.com – Kabar gembira bagi pecinta film di Kota Semarang. Masyarakat mendapat kesempatan istimewa untuk menyaksikan lebih awal film keluarga bertajuk Jangan Buang Ibu sebelum resmi tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 25 Juni 2026.

Tak hanya menikmati penayangan perdana, warga juga berkesempatan bertemu langsung dengan para pemeran utama yang hadir dalam acara Gala Premiere dan Nonton Duluan yang digelar di XXI Paragon Semarang, Rabu (3/6/2026).

Sejumlah bintang papan atas yang dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Nirina Zubir, Refal Hady, dan Saputra Kori. Kehadiran para pemain menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin melihat lebih dekat sosok-sosok yang selama ini dikenal melalui layar kaca maupun layar lebar.

Acara gala premiere ini menjadi bagian dari rangkaian promosi nasional film produksi Leo Pictures yang memilih Semarang sebagai salah satu kota tujuan roadshow. Pemilihan Kota Semarang dinilai tidak lepas dari perkembangan industri kreatif yang semakin pesat serta tingginya antusiasme masyarakat terhadap dunia perfilman.

Film Jangan Buang Ibu hadir dengan mengangkat tema keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Cerita yang disuguhkan berfokus pada hubungan anak dan ibu, nilai kasih sayang dalam keluarga, serta pentingnya menghargai peran seorang ibu dalam kehidupan.

Dengan balutan drama emosional yang menyentuh, film ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral yang kuat bagi penontonnya.

Baca juga :  Menteri Lingkungan Hidup: Giant Sea Wall Tak Cukup Atasi Rob Pantura, Penurunan Tanah Jadi Ancaman Serius

Di tengah maraknya film bergenre aksi, horor, dan komedi, kehadiran film keluarga seperti Jangan Buang Ibu dinilai menjadi alternatif tontonan yang sarat makna. Banyak pihak meyakini film ini mampu menggugah emosi sekaligus mengingatkan kembali pentingnya hubungan harmonis dalam keluarga.

Antusiasme masyarakat terhadap gala premiere tersebut diperkirakan cukup tinggi. Selain karena kesempatan menonton lebih awal, sesi temu pemain dan interaksi langsung dengan para pemeran menjadi pengalaman yang jarang diperoleh penonton di daerah.

Momentum ini juga menjadi bukti semakin kuatnya posisi Semarang sebagai salah satu kota yang aktif mendukung perkembangan industri perfilman nasional. Berbagai kegiatan kreatif berbasis seni dan budaya terus bermunculan di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Saat ini Pemerintah Kota Semarang juga tengah mempersiapkan penyelenggaraan Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 yang menjadi wadah bagi sineas muda untuk menunjukkan karya dan kreativitas mereka di bidang perfilman.

Menariknya, Nirina Zubir tidak hanya hadir sebagai pemeran utama dalam film Jangan Buang Ibu. Aktris senior tersebut juga dipercaya menjadi salah satu juri dalam ajang LOFF 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Kehadiran Nirina dinilai mampu memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi para sineas muda Semarang dan Jawa Tengah untuk terus berkarya serta mengembangkan kemampuan di bidang perfilman.

Baca juga :  Tolak Diperiksa, PT PMM Kian Tersudut! Satgas PKH Tegaskan Proses Hukum Ekspor Logam Tanah Jarang Via Batam Terus Berjalan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyambut positif penyelenggaraan gala premiere tersebut. Menurutnya, semakin banyak agenda perfilman yang digelar di Semarang akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekosistem industri kreatif daerah.

“Kehadiran Gala Premiere Jangan Buang Ibu menjadi energi positif bagi ekosistem perfilman di Kota Semarang. Kami berharap semakin banyak ruang pertemuan antara sineas nasional, talenta muda, dan masyarakat pecinta film sehingga Semarang semakin dikenal sebagai kota yang mendukung tumbuhnya kreativitas dan karya perfilman,” ujar Agustina.

Lebih jauh, ia menilai kolaborasi antara pelaku industri perfilman nasional dengan komunitas kreatif lokal dapat mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan daerah.

Tidak hanya menjadi ajang promosi film, kegiatan ini juga membuka peluang terciptanya jejaring baru antara insan perfilman nasional dengan talenta-talenta muda dari Semarang dan sekitarnya.

Dengan hadirnya berbagai kegiatan perfilman berskala nasional, Semarang perlahan menunjukkan identitasnya sebagai kota kreatif yang tidak sekadar menjadi pasar penonton, tetapi juga mampu melahirkan generasi sineas masa depan.

Melalui gala premiere Jangan Buang Ibu, masyarakat tidak hanya diajak menikmati sebuah karya film, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung perkembangan perfilman Indonesia yang semakin maju dan berkualitas.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami