GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan sektor pertanian modern dengan berpartisipasi dalam kegiatan Grobogan Agro Expo 8 Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam mendorong penerapan smart farming atau pertanian cerdas guna mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Selain menjadi sarana promosi hasil pertanian, acara ini juga menjadi wadah edukasi dan transfer pengetahuan terkait teknologi pertanian modern kepada petani dan masyarakat.

Kepala Desa Dimoro, Bapak Toto, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Grobogan Agro Expo karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani, dalam memahami perkembangan teknologi pertanian yang semakin maju.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Grobogan Agro Expo 8 Tahun 2026 ini. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Desa Dimoro mengirimkan sekitar 300 warga masyarakat agar dapat mengikuti berbagai rangkaian acara dan memperoleh pengetahuan mengenai pertanian modern atau smart farming,” ujar Pak Toto.
Menurutnya, sektor pertanian saat ini membutuhkan inovasi dan pemanfaatan teknologi agar mampu meningkatkan produktivitas serta efisiensi dalam pengelolaan lahan pertanian. Oleh karena itu, kegiatan seperti Grobogan Agro Expo dinilai sangat penting untuk membuka wawasan petani terhadap berbagai metode dan teknologi terbaru.
Toto menambahkan, kemajuan teknologi pertanian perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat agar para petani mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta meningkatkan kualitas dan hasil produksi pertanian.
Ia berharap seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik untuk menambah pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperoleh pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam aktivitas pertanian di Desa Dimoro.
Selain itu, keikutsertaan ratusan warga Desa Dimoro juga menjadi bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Melalui Grobogan Agro Expo 8 Tahun 2026, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, petani, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, inovatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Grobogan.
Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut juga menjadi langkah positif untuk mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, produktif, dan ramah lingkungan.
Joko Purnomo (GEMADIKA.com)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan