GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Karya Bhakti Mandiri (KBM) Tahap IX Tahun 2026 bersama jajaran Kodim 0717/Grobogan, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Genengadal tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan program Karya Bhakti Mandiri yang akan dilaksanakan di desa tersebut. Rakor dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan lembaga kemasyarakatan desa, serta unsur TNI dari Kodim 0717/Grobogan.
Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan antusias guna memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menyukseskan program pembangunan berbasis gotong royong tersebut.
Kepala Desa Genengadal, Bapak Priyono, mengatakan bahwa program Karya Bhakti Mandiri merupakan salah satu bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa.
Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
“Melalui program ini, kami berharap terjalin sinergi yang baik antara Pemerintah Desa, TNI, dan masyarakat sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Genengadal,” ujar Pak Priyono.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan Karya Bhakti Mandiri. Karena itu, seluruh warga diharapkan dapat berpartisipasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Selain mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan yang nantinya diwujudkan bersama.
Sementara itu, perwakilan Kodim 0717/Grobogan menjelaskan bahwa Karya Bhakti Mandiri merupakan program yang bertujuan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang melibatkan partisipasi warga secara langsung.
Program tersebut juga menjadi salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah, khususnya di daerah pedesaan.
“Karya Bhakti Mandiri merupakan bentuk nyata kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong percepatan pembangunan sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang menjadi kekuatan utama bangsa,” ungkapnya.
Dalam rakor tersebut juga dibahas sejumlah persiapan teknis pelaksanaan program, termasuk koordinasi antarinstansi, pembagian tugas, serta upaya mengoptimalkan keterlibatan masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Peserta rapat juga diberikan pemahaman mengenai tujuan, sasaran, dan manfaat program sehingga seluruh pihak memiliki persepsi yang sama dalam mendukung pelaksanaannya.
Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah Desa Genengadal berharap seluruh elemen masyarakat semakin memahami pentingnya kolaborasi dalam pembangunan desa. Dukungan dari berbagai pihak diyakini akan menjadi modal utama untuk menyukseskan pelaksanaan Karya Bhakti Mandiri Tahap IX Tahun 2026.
Melalui program tersebut, Desa Genengadal menargetkan terwujudnya pembangunan yang lebih merata, peningkatan kualitas infrastruktur desa, serta tumbuhnya kembali semangat gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat pedesaan.
Program Karya Bhakti Mandiri Tahap IX Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah desa, TNI, dan warga dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Joko Purnomo (GEMADIKA.com)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan