REMBANG, GEMADIKA.com – Sebuah rumah milik Kasanah (70), warga RT 03 RW 03, Dusun Ngaleng, Desa Ringin, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, terbakar pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 09.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bagian belakang rumah, terutama dapur, hangus dilalap api dengan kerugian ditaksir mencapai Rp90 juta.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, M. Lutfi Hakim, mengatakan berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu tungku kayu bakar yang lupa dipadamkan usai digunakan memasak.

‎”Korban memasak nasi sekitar pukul 05.30 WIB menggunakan tungku kayu bakar. Sekitar pukul 07.00 WIB korban kemudian pergi menggembala kambing. Dugaan sementara, api pada tungku belum benar-benar padam sehingga menyambar bagian dapur rumah,” jelas Lutfi.

‎Kebakaran pertama kali diketahui oleh Muntohir, warga yang baru pulang dari kolam ikan di belakang rumah korban. Melihat kobaran api, ia langsung berteriak meminta pertolongan sehingga warga berdatangan untuk memadamkan api dan menyelamatkan sejumlah barang yang masih dapat dievakuasi.

‎Laporan kemudian diteruskan ke Damkar Pos Sedan yang selanjutnya meminta bantuan Tim Damkar Yonif TP 888/SS. Petugas gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 09.20 WIB dan melakukan pemadaman bersama warga. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.45 WIB, dilanjutkan proses pendinginan agar tidak kembali menyala.

‎Sementara itu, Sekretaris Desa Ringin, Ayatullah Dwi Cahyono, mengatakan informasi awal yang diterimanya dari warga juga mengarah pada dugaan kebakaran akibat tungku dapur.

‎”Pemilik rumah saat itu masih syok sehingga belum bisa dimintai keterangan. Informasi yang saya terima dari warga, api diduga berasal dari tungku pawon berbahan bakar kayu yang lupa dipadamkan ketika pemilik rumah pergi menggembala kambing,” ujarnya.

‎Ayatullah mengaku menerima laporan dari Ketua RT sekitar pukul 09.10 WIB dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Namun saat itu, petugas Damkar ternyata sudah lebih dahulu mendapat laporan dari warga.

‎Menurutnya, api hanya menghanguskan bagian belakang rumah yang merupakan area dapur, sedangkan bagian depan rumah yang berdinding tembok masih berdiri kokoh.

‎”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Yang terbakar bagian belakang rumah, sementara bagian depan masih selamat,” katanya.

‎BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian saat mematikan tungku kayu bakar. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami