MEDAN, GEMADIKA.com –  Praktisi hukum Alvin mendorong aparat kepolisian mengusut secara tuntas, profesional, dan transparan kasus kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44–45, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (17/7/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan sedikitnya sembilan kendaraan dan mengakibatkan korban jiwa serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Alvin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polrestabes Medan, Polsek Pancur Batu, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara yang dinilai sigap melakukan evakuasi korban sekaligus mengatur arus lalu lintas di lokasi kejadian sehingga kemacetan dapat segera diurai.

“Saya mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam melakukan evakuasi korban dan mengatur arus lalu lintas sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lancar,” ujar Alvin, Minggu (19/7/2026).

Meski demikian, Alvin berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya sangat prihatin atas peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. Saya berharap proses hukum berjalan cepat, adil, dan transparan sehingga memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat serta menjadi pembelajaran bahwa setiap dugaan tindak pidana harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Ia juga meminta penyidik bekerja secara objektif tanpa intervensi dari pihak mana pun.

“Penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa membedakan siapa pun yang terlibat, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa fokus utama kepolisian sejak awal kejadian adalah menyelamatkan korban serta memulihkan arus lalu lintas di jalur Medan–Berastagi.

“Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan–Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujar Ferry.

Polda Sumatera Utara menyatakan penyelidikan atas kecelakaan tersebut masih berlangsung. Polisi akan mendalami seluruh alat bukti, termasuk keterangan para saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara, untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan menentukan ada atau tidaknya unsur pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penulis : Sam H Purba.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami