GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pelayanan masyarakat tingkat desa di Kecamatan Toroh memasuki babak baru. Desa Dimoro terpilih menjadi lokasi perdana peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di wilayah Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Selasa (12/5/2026).
Acara yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Dimoro ini dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan, kader PKK, dan perangkat desa setempat. Inovasi ini menandai transformasi besar Posyandu yang kini tidak lagi hanya fokus pada kesehatan, tetapi mencakup enam bidang layanan dasar sekaligus.
Perwakilan Dispermasdes Kabupaten Grobogan, Joko Yuono, menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang kelembagaan Posyandu.
“Posyandu 6 SPM ini menjadi salah satu program kegiatan yang perlu kita kembangkan karena sesuai dengan Permendagri 13 2024 itu sudah disampaikan berkaitan dengan kelembagaan Posyandu,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa angka “6” merujuk pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal yang kini terintegrasi dalam satu wadah Posyandu.
“6 SPM, 6 itu ada enam, SPM itu Standar Pelayanan Minimal. Di sana di masing-masing SPM itu ada bidang pendidikan, kesehatan, sosial, trantibumlinmas… Jadi layanan yang diberikan oleh para kader kalau dulu hanya UKBM ya bidang kesehatan, kalau sekarang lebih kepada enam layanan tersebut,” jelasnya.
Dengan integrasi ini, masyarakat yang datang ke Posyandu tidak hanya dilayani untuk urusan imunisasi atau penimbangan berat badan, tetapi juga bisa mengakses layanan pendidikan, sosial, hingga ketertiban umum dalam satu tempat.

Joko Yuono berharap program ini mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang selama ini belum tersentuh program pemerintah.
“Kalau memang diterapkan di desa di masyarakat tentunya akan menjaring berbagai permasalahan yang ada. Semua unsur permasalahan itu nanti akan terjaring di tingkat desa… dengan wadah Posyandu 6 SPM ini akan semakin bisa menjaring sampai kepada masyarakat yang mungkin selama ini belum tersentuh,” tambahnya.
Adapun launching resmi di tingkat kecamatan direncanakan antara pertengahan hingga akhir bulan ini, menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Desa Dimoro diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Kecamatan Toroh untuk segera mengimplementasikan sistem pelayanan yang lebih komprehensif ini. (Red)




