JAKARTA, GEMADIKA.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan perombakan besar di jajaran perwira tingginya. Sebanyak 39 Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) dimutasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada 7 Mei 2026, dan mereka akan menduduki jabatan-jabatan strategis di Korps Bhayangkara. Secara keseluruhan, rotasi ini mencakup 108 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen), dengan 91 personel masuk dalam kategori promosi dan perpindahan jabatan. Kebijakan ini tertuang resmi dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Pol Anwar pada 7 Mei 2026. 9 Kapolda Resmi Berganti

Salah satu bagian paling mencolok dari mutasi kali ini adalah pergantian sembilan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) sekaligus di berbagai wilayah Indonesia. Berikut beberapa pergantian yang paling disorot:

  • Kapolda Jawa Barat — Irjen Rudi Setiawan dimutasi, posisinya digantikan Irjen Pipit Rismanto yang sebelumnya memimpin Polda Kalimantan Barat.
  • Kapolda Sumatera Barat — Irjen Gatot Tri Suryantana dimutasi, digantikan Irjen Djati Wiyoto yang sebelumnya menjabat Kapolda Kalimantan Utara.
  • Kapolda Kalimantan Utara — Kini dijabat Brigjen Agus Wijayanto yang sebelumnya menjabat Karowabprof Divisi Propam Polri.
  • Kapolda Kalimantan Barat — Kini dipercayakan kepada Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar.
  • Kapolda Bengkulu — Dijabat Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid.
  • Kapolda Sulawesi Tenggara — Brigjen Himawan Bayu Aji ditunjuk sebagai pimpinan baru.
  • Kapolda Sulawesi Tengah — Kini dipimpin Brigjen Nasri yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Selatan.
  • Kapolda Maluku Utara — Dipercayakan kepada Brigjen Pol Arif Budiman (Akpol 1994). – Kapolda NTB — Dijabat Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja. Pejabat Bintang Tiga Juga Bergerak
Baca juga :  SPMB 2026 Segera Dibuka, Ini Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Kuota Lengkapnya

Dalam mutasi kali ini, Kapolri juga menggeser satu perwira tinggi bintang tiga. Komjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak ditunjuk menjadi Kalemdiklat Polri setelah sebelumnya menjabat Pati Lemdiklat Polri. Dominasi Alumni Akpol 1994

Baca juga :  Nobar Film Dokumenter 'Pesta Babi' Dibubarkan Paksa di Dua Daerah, DPR hingga Menteri HAM Angkat Bicara

Mutasi ini menunjukkan dominasi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994, dengan 10 orang alumninya kini menjabat sebagai Kapolda, disusul angkatan 1991 sebanyak 9 orang. Penjelasan Resmi Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi ini bagian dari proses alami organisasi.

Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny, Rabu (13/5/2026).

Ia juga menambahkan:

Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami