BANJARNEGARA, GEMADIKA.com – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berkomitmen menghidupkan kembali peran Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan generasi muda di daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina UKS/M Kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara tahun 2026 yang digelar di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara, Selasa (2/6/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, Latifa Hesti Purwaningtyas, mengungkapkan bahwa selama ini peran UKS di tingkat kecamatan dinilai belum berjalan optimal. Karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk kembali mengaktifkan dan memperkuat fungsi UKS di satuan pendidikan.

“Selama ini mungkin UKS kita belum aktif maksimal. Kami mohon kerja sama semua pihak agar UKS di tingkat kecamatan bisa dihidupkan kembali dan dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya, seperti dirilis banjarnegarakab.go.id.

Baca juga :  GMX Purworejo Gelar Penyembelihan Qurban, Tebar Kepedulian dan Perkuat Solidaritas Sosial

Melalui rakor tersebut, pemerintah juga menyampaikan arah kebijakan program UKS/M tahun 2026, termasuk rencana pelaksanaan Lomba Sekolah/Madrasah Sehat tingkat kabupaten yang akan segera digelar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Banjarnegara, Hendro Cahyono, menegaskan bahwa pelaksanaan program UKS tidak akan berjalan efektif jika dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, inovasi program, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan kesehatan remaja saat ini, mulai dari masalah gizi, kurangnya aktivitas fisik, hingga ancaman penyakit menular serta kebiasaan merokok.

Baca juga :  Tumpah Tebu 1 Juni 2026: Petani Blora Suarakan Keadilan untuk Wong Cilik

Menurutnya, UKS memiliki peran penting dalam memberikan akses informasi kesehatan yang tepat agar pelajar mampu mengambil keputusan untuk hidup sehat.

Selain itu, Hendro menegaskan pentingnya perluasan pembinaan kesehatan hingga ke lingkungan pondok pesantren, tidak hanya sekolah umum dan madrasah.

“Sebagian masyarakat kita ada di pesantren, ini juga perlu mendapat sentuhan program kesehatan. Saya minta ini diprogramkan,” tegasnya.

Pemkab Banjarnegara berharap penguatan UKS/M dapat menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami