JAKARTA, GEMADIKA.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah terus menunjukkan perkembangan positif dalam implementasinya.

Dikutip dari GoodStats.id, Menurut laporan Kementerian Keuangan yang dirilis dalam siaran pers APBN Kita edisi April 2025, jumlah penerima manfaat program ini telah mencapai 3,265 juta orang dengan realisasi anggaran sebesar Rp2,3 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan adanya percepatan signifikan dalam realisasi program ini selama dua bulan terakhir.

“Realisasi sampai 29 April adalah Rp2,3 triliun, ini juga terjadi percepatan. Paparan kami untuk pencapaian akhir Februari 2025 baru Rp0,3 triliun. Jadi selama bulan Maret dan April telah berbelanja Rp2 triliun tambahan, yang berarti sekitar Rp1 triliun per bulan. Dan ini tentunya akan semakin meningkat, kita harapkan akan ada percepatan belanja dari Badan Gizi Nasional untuk Makan Bergizi Gratis ini,” papar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers, Rabu (30/4/2025).

Distribusi Penerima Manfaat Didominasi Siswa SD

Dari laporan yang disampaikan, distribusi penerima manfaat program MBG saat ini menunjukkan komposisi yang beragam dengan dominasi kelompok siswa sekolah dasar. Siswa SD/MI menjadi kelompok terbesar yang telah menerima manfaat program, mencapai 1,4 juta orang atau sekitar 42,9% dari total penerima.

Urutan berikutnya ditempati oleh kelompok siswa SMP/MTS dengan jumlah 935 ribu penerima (28,6%), diikuti siswa SMA/MA/SMK yang mencapai 691 ribu penerima (21,2%). Sementara itu, kelompok dengan jumlah penerima paling sedikit adalah seminari yang hanya mencakup 352 orang, diikuti kelompok Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebanyak 1.125 orang, dan ibu hamil sebanyak 3.771 orang.

Target Ekspansi Program pada Kuartal IV 2025

Menurut Wakil Menteri Keuangan, program MBG akan terus diperluas cakupannya dengan peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pelaksana di lapangan.

“Dan 3,26 juta orang ini dilayani oleh 1.102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). SPPG akan terus meningkat, jumlah yang dilayani juga akan terus meningkat, sehingga alokasi anggaran yang saat ini sudah tersedia yaitu Rp71 triliun, kita siagakan untuk meningkat ke Rp171 triliun, karena pada Kuartal IV akan melayani 82,9 juta penerima dan dilayani oleh 32 ribu SPPG,” lanjutnya.

Dari pernyataan tersebut, terungkap rencana pemerintah untuk melakukan ekspansi besar-besaran dalam implementasi program MBG. Target pada kuartal IV 2025 menunjukkan lonjakan sangat signifikan, yakni dari 3,26 juta penerima saat ini menjadi 82,9 juta penerima, atau peningkatan lebih dari 25 kali lipat.

Untuk mendukung rencana ekspansi tersebut, pemerintah juga menyiapkan tambahan anggaran yang substansial dari Rp71 triliun menjadi Rp171 triliun, atau peningkatan sebesar Rp100 triliun. Jumlah SPPG sebagai unit pelaksana juga akan ditingkatkan secara drastis dari 1.102 menjadi 32.000 unit.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami