NAGAN RAYA, GEMADIKA.com – Langkah besar menuju pendidikan anak usia dini berkualitas tengah bergulir di Kabupaten Nagan Raya.

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Nagan Raya, Ny. Cut Inda Ratna Safriati TR. Keumangan, bersama Staf Ahli TP-PKK, Ny. Safriati Raja Sayang, memimpin program ambisius percepatan akreditasi yang akan mengubah wajah pendidikan anak di daerah ini.

Program strategis yang berlangsung selama tiga hari (19-21 Juni 2025) ini digelar di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 60 peserta terpilih dari berbagai lembaga PAUD se-Kabupaten Nagan Raya hadir untuk mengikuti kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan setempat.

Dalam arahannya yang penuh semangat, Bunda PAUD Kabupaten Nagan Raya menegaskan bahwa akreditasi bukanlah sekadar rutinitas birokrasi. Ia menekankan pentingnya akreditasi sebagai instrumen vital untuk mengukur dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

“Akreditasi PAUD bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Melalui akreditasi, kita dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan lembaga kita, sehingga bisa dilakukan perbaikan secara menyeluruh,” ujarnya.

Ny. Cut Inda menjelaskan bahwa proses akreditasi mencakup evaluasi menyeluruh terhadap berbagai komponen krusial, mulai dari kurikulum yang diterapkan, metode pembelajaran, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga sistem manajemen kelembagaan yang efektif.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai upaya bersama untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” pungkasnya dengan penuh keyakinan.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Yulia mewakili Kepala Dinas Pendidikan, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD melalui berbagai program strategis, termasuk percepatan akreditasi ini.

“Akreditasi bukan hanya soal pemenuhan standar formal, melainkan alat ukur kualitas layanan, mulai dari kurikulum, tenaga pendidik, hingga sarana prasarana,” jelasnya.

Yulia juga mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan telah menyiapkan program pendampingan komprehensif dan bimbingan teknis berkelanjutan untuk memastikan kesiapan optimal seluruh lembaga PAUD dalam menghadapi proses akreditasi.

“Meskipun tidak semua lembaga masuk dalam daftar visitasi tahun ini, namun upaya menuju akreditasi tetap berlanjut. Pemerintah daerah akan terus memfasilitasi dan mendorong agar semua lembaga PAUD memenuhi standar mutu yang diharapkan,” tegasnya.

Kegiatan ini semakin berbobot dengan hadirnya narasumber kompeten dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Aceh. Teuku Nori Nanda dan Rosmiati, berbagi pengetahuan mendalam tentang seluk-beluk akreditasi PAUD.

Materi yang disampaikan mencakup panduan praktis pengisian dokumen akreditasi melalui aplikasi Sispena, serta pemahaman menyeluruh tentang kebijakan dan mekanisme akreditasi PAUD Tahun 2025. Para peserta mendapat wawasan langsung dari para ahli yang berpengalaman di bidangnya.

Sebagai bagian integral dari program ini, Bunda PAUD beserta rombongan melakukan kunjungan inspiratif ke TK Bina Insani untuk mendukung program strategis penegerian lembaga PAUD.

Kunjungan dilanjutkan ke TK Negeri Pembina 1 Suka Makmue untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana dalam rangka menyukseskan program ambisius Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Nagan Raya.

Kunjungan lapangan ini memberikan gambaran nyata tentang implementasi standar akreditasi dan menjadi pembelajaran berharga bagi para peserta dalam mempersiapkan lembaga masing-masing. (Rahmat P Ritonga)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami