GROBOGAN, GEMADIKA.com – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025 berlangsung meriah di lapangan Desa Tunjungharjo, Kecamatan Tegowanu, pada Rabu (23/7/2025) pagi.

Acara yang dimulai pukul 09.15 hingga 10.00 WIB ini dihadiri sekitar 400 peserta dari berbagai kalangan. Upacara dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Grobogan bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik (PHP), Moch Fachrudin S.H, selaku Inspektur Upacara.

Kolaborasi Solid Stakeholder Daerah

Kehadiran berbagai pejabat dan tokoh masyarakat menunjukkan komitmen kuat terhadap program ini. Dandim 0717/Grobogan Letkol Kav Barid Budi Susila, S.Sos., hadir bersama jajaran Forkopimda Grobogan, termasuk perwakilan Kapolres Grobogan yang diwakili Kabagren Kompol Wibowo.

Turut menghadiri acara ini perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Grobogan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Forkopimcam Tegowanu. Kehadiran Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, dan Ketua Tim Penggerak PKK memperkuat dimensi pemberdayaan masyarakat dalam program ini.

Para kepala desa se-Kecamatan Tegowanu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Desa Tunjungharjo juga memadati lapangan, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap program pembangunan ini.

Baca juga :  Program MBG Rembang Diterpa Polemik Internal, Kepala Dapur Jadi Sorotan

Pesan Inspiratif dari Pimpinan Upacara

Dandim 0717/Grobogan memimpin upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III di lapangan Desa Tunjungharjo, dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan. (Foto Istimewa)

Dalam amanat upacara, Inspektur Upacara menyampaikan pesan yang menginspirasi tentang makna TMMD Sengkuyung:

“Alhamdulillah, hari ini spirit kegotong-royongan dan kebersamaan kembali kita teguhkan dalam suatu aksi nyata melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2025,” ujar Moch Fachrudin dalam amanatnya.

Program ini mengusung tema besar “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” yang mencerminkan visi komprehensif pembangunan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa “TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung telah menjadi bagian dalam upaya merawat, mengikat melestarikan kebersamaan serta kegotongroyongan untuk mengatasi persoalan-persoalan saat ini.”

Target Pembangunan Fisik yang Konkret

TMMD Sengkuyung Tahap III 2025 memiliki sasaran pembangunan fisik yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat:

Infrastruktur Jalan: Pengecoran jalan sepanjang 600 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter untuk meningkatkan akses transportasi warga.

Fasilitas Keamanan: Rehabilitasi pos kampling sebanyak 1 unit untuk memperkuat sistem keamanan desa.

Sanitasi: Pembangunan jambanisasi sebanyak 5 unit untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Fasilitas Ibadah: Rehabilitasi mushola 1 unit untuk mendukung kegiatan keagamaan warga.

Baca juga :  Monitoring Dana Desa 2026, Pemdes Genengsari Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Filosofi Kemanunggalan TNI-Rakyat

Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai-nilai luhur bangsa. Sebagaimana ditekankan dalam amanat upacara:

“Dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme. Semua unsur harus bersinergi dan berkolaborasi bersama rakyat untuk menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.”

Filosofi ini menunjukkan bahwa TMMD Sengkuyung adalah manifestasi nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun bangsa.

Harapan Besar untuk Masa Depan

Pesan penutup dari pimpinan upacara memberikan harapan besar: “Saya berharap kepada seluruh warga Desa Tunjungharjo untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025, teruslah berjuang kesejahteraan masyarakat desa.”

Dandim 0717/Grobogan menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan bentuk sinergi strategis antara pemerintah daerah dengan TNI untuk mempercepat perekonomian dan menggali kembali budaya gotong royong yang mulai terkikis zaman. (Dion)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami