JAKARTA, GEMADIKA.com – Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, secara mendadak mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (11/8/2025).

Keputusan ini diambil tepat saat dirinya menginjak 6 bulan masa kepemimpinan di BUMN pangan tersebut.

Dengan nada penuh penyesalan, Joao menyampaikan alasan di balik keputusannya yang menggemparkan ini melalui konferensi pers yang disiarkan langsung di Kompas TV.

“Pengunduran ini bentuk tanggung jawab saya, saya malu memimpin 6 bulan, dan tak bisa berkontribusi,” kata Joao dalam konferensi pers, sambil menahan tangis.

Mantan eksekutif berpengalaman ini mengaku merasa terpuruk karena tidak mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program kedaulatan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan meminta maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama para petani.

“Kami dengan sangat menyesal, kami mohon maaf kepada seluruh warga negara, khususnya kepada petani, kepada negara, dan kepada presiden yang sudah menunjuk kami untuk mengemban jabatan ini,” ujarnya dengan suara bergetar.

Hambatan Struktural yang Membelenggu

Joao mengungkapkan bahwa keputusannya mundur bukan tanpa alasan. Selama 6 bulan memimpin, ia menghadapi berbagai hambatan struktural yang membuatnya sulit menjalankan misi strategis perusahaan.

Baca juga :  Sekolah Rakyat Buka 3.053 Formasi Guru PPPK 2026, Ini Syarat Lengkap dan Jadwal Seleksiny

Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah minimnya dukungan dari berbagai pihak terkait, terutama dalam hal anggaran operasional.

“Keseriusan presiden dalam mendukung menggerakkan upaya untuk kedaulatan pangan ini tidak didukung sepenuhnya oleh stakeholder dan pembantu-pembantunya, sehingga kami tak dapat dukungan maksimal langkah-langkah nyata, termasuk dukungan anggaran, sampai hari ini Agrinas Pangan Nusantara masih nol,” keluh Joao.

Kondisi ini diperparah dengan proses administrasi yang dinilai terlalu panjang dan bertele-tele, sehingga menghambat langkah-langkah strategis yang seharusnya bisa diambil dengan cepat.

Joao menegaskan bahwa surat pengunduran dirinya telah diserahkan secara resmi kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai induk perusahaan.

Respons Danantara: Profesional dan Terhormat

Menanggapi pengunduran diri yang mengejutkan ini, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, memberikan respons yang profesional dan menghormati keputusan Joao.

“Danantara Indonesia menghormati keputusan pribadi Bapak Joao Angelo De Sousa Mota untuk mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Keputusan ini kami hargai sebagai langkah profesional, dan akan diproses sesuai ketentuan serta tata kelola perusahaan yang berlaku,” kata Rosan dalam pernyataan resmi, Senin (11/8).

Baca juga :  Operasi Patuh Candi 2026 Digelar Dua Pekan, Tilang Manual dan ETLE Berlaku Serentak di Jawa Tengah

Untuk menenangkan berbagai pihak yang terkait dengan operasional perusahaan, Rosan memastikan bahwa aktivitas bisnis Agrinas akan tetap berjalan normal meski ditinggalkan pemimpinnya.

“Operasi tetap berjalan normal. Layanan kepada mitra dan pemangku kepentingan akan dilaksanakan seperti biasa. Proses transisi kepemimpinan akan dilakukan secara tertib, terukur, dan terencana untuk memastikan kelancaran program strategis serta kesinambungan arah dan tujuan perusahaan,” tegasnya.

Latar Belakang Agrinas Pangan Nusantara

PT Agrinas Pangan Nusantara merupakan BUMN yang lahir dari transformasi PT Yodya Karya (Persero), perusahaan yang sebelumnya bergerak di bidang layanan konsultansi jasa konstruksi. Transformasi ini ditetapkan melalui Surat Menteri BUMN No. S-63/MBU/02/2025 tanggal 10 Februari 2025.

Joao Angelo De Sousa Mota ditunjuk memimpin perusahaan hasil transformasi ini sejak 10 Februari 2025, dengan misi utama mendukung program kedaulatan pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengunduran diri Joao setelah 6 bulan bertugas ini tentu menjadi catatan penting dalam perjalanan transformasi BUMN sektor pangan di Indonesia. (Mond)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami