JAKARTA, GEMADIKA.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tengah bersiap mengumumkan struktur baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk periode 2025–2030, menyusul konsolidasi besar pasca kemenangan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI.

Isu paling mencuat dalam susunan baru ini adalah pergantian Sekretaris Jenderal. Sosok Sugiono, yang kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, disebut-sebut akan menggantikan Ahmad Muzani sebagai Sekjen partai berlambang kepala burung garuda itu.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang menyatakan bahwa struktur kepengurusan baru sudah disiapkan dan tinggal menunggu pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Struktur kepengurusan DPP Partai Gerindra untuk periode 2025–2030 sudah kami ajukan ke Kemenkumham. Tinggal menunggu pengesahan dan momentum yang tepat untuk diumumkan,” ujar Dasco kepada wartawan, Jumat (1/8/2025).

Sugiono Gantikan Muzani, Loyalis Prabowo Isi Posisi Kunci

Menurut informasi dari sumber internal partai, nama Sugiono dipilih karena rekam jejaknya yang kuat, baik dalam urusan politik luar negeri maupun kedekatannya dengan Prabowo. Ia telah lama menjadi bagian dari lingkaran inti Gerindra dan dikenal sebagai loyalis sejati sang ketua umum.

Sementara itu, Ahmad Muzani, yang telah menjabat sebagai Sekjen sejak 2009 dan menjadi tokoh sentral dalam perjalanan partai, dikabarkan akan dialihkan ke posisi strategis lain di internal partai. Saat ini, Muzani juga menjabat sebagai Ketua MPR RI periode 2024–2029.

 Posisi Bendahara dan Dewan Pembina Juga Dirombak

Tak hanya posisi Sekjen, sejumlah struktur penting dalam kepengurusan Gerindra juga mengalami penyegaran. Thomas Djiwandono resmi ditunjuk sebagai Bendahara Umum, menggantikan pengurus sebelumnya. Thomas sebelumnya menjabat Wakil Bendahara Umum pada periode 2020–2025 dan dikenal memiliki latar belakang kuat di sektor finansial.

Sedangkan Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad akan merangkap jabatan baru sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina, memperkuat peran strategisnya dalam partai. Ia akan didampingi oleh tokoh senior Fadli Zon, yang turut kembali menempati pucuk kepemimpinan.

 Fadli Zon Kembali ke Lingkaran Inti Gerindra

Kembalinya Fadli Zon ke struktur inti partai menjadi salah satu hal yang menarik perhatian publik. Dikenal sebagai politisi vokal dan intelektual partai, Fadli adalah salah satu pendiri Partai Gerindra dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Pengaruhnya di tubuh partai masih kuat dan kehadirannya diyakini akan memperkuat soliditas internal menjelang tantangan politik ke depan, termasuk persiapan menghadapi Pemilu 2029.

 Konsolidasi Gerindra Menuju 2029

Pergantian dan penyegaran dalam tubuh DPP Partai Gerindra ini dinilai sebagai bagian dari strategi konsolidasi organisasi serta penataan ulang struktur untuk memperkuat posisi partai di pemerintahan dan parlemen. Dengan hadirnya figur-figur muda dan berpengalaman, Gerindra tampaknya bersiap untuk menghadapi dinamika politik nasional lima tahun ke depan.

Pengumuman resmi susunan DPP Gerindra periode 2025–2030 diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat, menunggu pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM serta momentum politik yang tepat.(redaksi)

 

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami