JAKARTA, GEMADIKA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) resmi membatalkan rencana aksi demonstrasi yang semula dijadwalkan berlangsung pada Selasa (2/9/2025).

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, melalui keterangan tertulis kepada media. Ia menegaskan bahwa pembatalan aksi bukan berarti melemahkan semangat mahasiswa, melainkan bagian dari strategi agar gerakan tetap murni, independen, serta tidak ditunggangi kepentingan pihak manapun.

“Kami ingin memastikan gerakan tetap murni tanpa ditunggangi kepentingan atau kelompok yang tidak bertanggung jawab,” ujar Muzammil.

Baca juga :  Anggaran Turun Drastis dari 389 M Jadi 81 M, Kemenpora Tetapkan Target 4 Emas di Asian Games 2026

Pertimbangan Matang

Muzammil menilai keputusan ini harus dipahami sebagai bentuk kehati-hatian, bukan kemunduran. Menurutnya, mahasiswa harus solid dalam menyuarakan aspirasi rakyat, sehingga setiap langkah yang ditempuh benar-benar mewakili kepentingan publik dan bukan kepentingan politik semata.

“Indonesia saat ini berada dalam fase krusial. Peran mahasiswa menjadi sangat vital, bahkan seperti tahun 1998 sebagai penentu arah bangsa,” tegasnya.

Tetap Siaga untuk Rakyat

Lebih lanjut, ia memastikan BEM SI tetap konsisten berada di garis depan perjuangan rakyat. Jika kondisi nasional menuntut, mahasiswa tidak akan ragu turun kembali ke jalan demi menjaga kepentingan rakyat.

Baca juga :  Lezat dan Kaya Rempah! Resep Sop Konro Khas Sulawesi Selatan yang Menggugah Selera

“Kami siap berada di barisan depan dan akan turun ke jalan jika kondisi memang mengharuskan, demi menjaga kedaulatan rakyat,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, BEM SI menegaskan akan terus melakukan konsolidasi internal, memantau situasi nasional, serta mematangkan strategi gerakan mahasiswa ke depan.
(samidi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami