JAKARTA, GEMADIKA.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan 41 rumah sakit (RS) yang sebelumnya terdampak bencana di Sumatera kini sudah beroperasi kembali.
Hal tersebut disampaikan Budi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12/2024).
“Itu 41 rumah sakit yang sempat tidak beroperasi, sekarang alhamdulillah 100 persen sudah mulai beroperasi walaupun bertahap,” ujar Budi dalam sidang kabinet paripurna, dilansir Kompas.com.
Budi melanjutkan, instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang operasi menjadi prioritas yang dibuka pertama kali, sebelum akhirnya kembali ke layanan penuh.
RS Tanjungpura Kembali Beroperasi
Salah satu rumah sakit yang menjadi perhatian adalah Rumah Sakit Tanjungpura di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rumah sakit tersebut terdampak banjir cukup parah, tetapi kini telah kembali memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kemarin banjir, hari ini sudah beroperasi. Memang masih terbatas di IGD dan operasi, tapi akan terus kami tingkatkan sampai layanan penuh bisa berjalan,” ujar Budi.
1.000 Puskesmas Terdampak, 50 Masih Belum Operasi
Selain rumah sakit, Budi juga menyampaikan sekitar 1.000 puskesmas terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera. Banyak puskesmas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang hanyut tak tersisa.
“Dari hampir 1.000 puskesmas, itu sekitar 500-an terdampak. 414 sudah beroperasi, kita masih ada yang tidak beroperasi sekitar 50-an,” kata Budi.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan seluruh puskesmas dapat dioperasikan kembali dalam dua pekan ke depan.
Layani 800 Ribu Pengungsi
Budi menjelaskan, ketersediaan pelayanan puskesmas di lokasi terdampak bencana sangat penting karena saat ini masih ada lebih dari 800.000 masyarakat yang tinggal di posko pengungsian.
“Dia penting untuk melayani kesehatan masyarakat yang masih tinggal di rumah dan juga melayani kesehatan masyarakat 800.000 yang ada di posko pengungsian. Kami butuh bantuan Bapak supaya ini bisa dijalankan,” ujar Budi kepada Presiden Prabowo.
Pemulihan fasilitas kesehatan ini menjadi prioritas pemerintah untuk memastikan korban bencana mendapat akses layanan kesehatan yang memadai, terutama di tengah kondisi darurat dan kerentanan terhadap penyakit.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan