Bangkalan, Gemadika.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bangkalan menggelar sosialisasi advokasi dan akreditasi perpustakaan di Aula Dispusip Bangkalan, Jalan Raya Bancaran Bangkalan. Senin (20/04/26).
Kegiatan ini dihadiri Wabub Bangkan Fauzan Jakfar, Sekda Bangkalan Ismet Efendi, Kadisdik Musleh, Kadispusib Ainul Gufron, 80 lembaga dan 150 peserta mulai dari Kepala Sekolah, pengelola perpustakaan Desa, SD, dan SMP yang ada di Bangkalan.
Kepala Dispusip Kabupaten Bangkalan, Ainul Gufron, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong setiap sekolah untuk memenuhi standar nasional perpustakaan melalui proses akreditasi.
“Dengan perpustakaan yang terstandarisasi. Perpustakaan sekolah tidak hanya menyediakan buku, tapi juga membangun ekosistem belajar yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, adanya perpustakaan yang terakreditasi di sekolah dapat menjamin bahwa perpustakaan memenuhi standar hal koleksi, layanan, tenaga pustakawan, dan fasilitas.
Sementara itu, Kepala Bidang P3KM (Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca) Christine Sri Hayati, S.E., M.M. menjelaskan banyaknya kendala yang di hadapai sekolah untuk dapat masuk ke kenjang akreditasi.
“Salah satu kendalanya adalah kurang tersedianya ruangan khusus perpustakaan di lembaga SD. Yang saya lihat hanya ada ruang pojok baca. Sedangkan untuk pustakawan di lembaga SD tidak ada, kebanyakan guru mapel yang menjaga,” jelasnya.
Kekurangan pustakawan merupakan masalah serius yang dihadapi banyak daerah di Indonesia terutama di Kabupaten Bangkalan.
“Semoga tahun depan kita sudah bisa bekerjasama dengan balai diklat untuk mengadakan bimtek bagi tenaga pustakawan,” tutupnya. (nardi)



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan