BANDUNG, GEMADIKA.com – Euforia kemenangan Persib Bandung dalam perayaan juara Liga 1 menyisakan persoalan lingkungan di sejumlah titik pusat Kota Bandung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat volume sampah selama dua hari pesta kemenangan mencapai sekitar 112 ton.
Sampah yang terkumpul didominasi limbah plastik, botol minuman, sisa flare, hingga petasan yang berserakan di berbagai lokasi keramaian usai konvoi dan pesta suporter berlangsung.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan jenis sampah yang ditemukan saat pesta juara Persib berbeda dibanding hari-hari biasa. Menurutnya, banyak material yang jarang ditemukan dalam jumlah besar di ruang publik.
“Mayoritas sampahnya plastik. Tapi yang cukup menonjol itu botol, flare, dan bekas petasan,” ujar Darto.
DLH juga menemukan banyak sisa flare berbahan logam di sejumlah titik keramaian. Material logam dari flare tersebut membuat bobot sampah meningkat cukup signifikan.
Di kawasan Cikapayang, petugas kebersihan mengangkut tiga karung besar berisi sisa flare serta enam karung kecil botol minuman yang diduga berasal dari pesta para suporter.
“Flare itu tempatnya logam, jadi cukup berat. Kita dapat tiga karung besar di area Cikapayang saja,” katanya.
Sementara di kawasan Jalan Asia Afrika, sampah plastik dan botol minuman tampak berserakan di sepanjang jalan setelah ribuan suporter memadati area tersebut.
Proses pembersihan sempat terkendala hujan deras yang mengguyur Kota Bandung pada malam hari. Hingga Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB, jumlah sampah yang berhasil diangkut disebut belum mencapai separuh dari total keseluruhan.
Menurut Darto, petugas kebersihan sempat diistirahatkan sementara demi menjaga kondisi kesehatan saat hujan turun cukup deras.
“Harusnya tadi malam kita bisa mengerjakan lebih banyak, tapi karena hujan tim diistirahatkan dulu,” ujarnya.
Setelah cuaca membaik, petugas kembali diterjunkan sejak dini hari untuk membersihkan berbagai titik pusat keramaian di Kota Bandung.
Untuk mengatasi lonjakan sampah tersebut, DLH Kota Bandung menambah 56 personel kebersihan selama dua hari terakhir. Puluhan petugas tambahan itu disebar ke 11 titik pantau utama lokasi pesta kemenangan Persib.
Selain fokus membersihkan sampah perayaan juara, DLH juga memastikan sejumlah kawasan prioritas tetap bersih menjelang kunjungan Presiden RI ke Kota Bandung.
“Empat titik prioritas sudah kita amankan sejak subuh tadi,” kata Darto.
Hingga kini, proses pembersihan masih terus dilakukan agar kondisi Kota Bandung kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal setelah pesta kemenangan Persib Bandung.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan