KARANGANYAR, GEMADIKA.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus memperkuat reformasi birokrasi melalui pengisian sejumlah jabatan strategis di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak 10 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama resmi dilantik untuk mengisi posisi yang selama ini mengalami kekosongan.

Selain itu, Pemkab Karanganyar juga berencana segera mengisi sekitar 60 jabatan eselon lainnya guna mendukung optimalisasi kinerja pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja yang baru. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antar-OPD menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu membangun koordinasi yang baik di masing-masing perangkat daerah dan mengimplementasikan semangat Sesarengan Mbangun Karanganyar. Seluruh unsur pemerintahan harus bergerak bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Rober, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, proses pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme yang telah diatur pemerintah dan tidak dapat dilaksanakan secara instan. Salah satu tahapan penting yang harus dilalui adalah memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Semua proses berjalan sesuai aturan. Setelah persetujuan teknis dari BKN diterbitkan, barulah pengangkatan dan pelantikan dapat dilakukan,” jelasnya.

Rober juga menyoroti tantangan yang saat ini dihadapi pemerintah daerah terkait keterbatasan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya dialami Karanganyar, tetapi juga banyak daerah lain di Indonesia.

Meski demikian, ia memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal sambil menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait pemenuhan kebutuhan ASN.

“Kekurangan SDM menjadi tantangan bersama. Namun pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik sembari menunggu regulasi dan kebijakan dari pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar, Nur Aini Farida, menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, tahapan dimulai dari seleksi yang dilakukan panitia seleksi (pansel), kemudian tiga nama terbaik diajukan kepada BKN untuk mendapatkan rekomendasi. Setelah rekomendasi diterbitkan, bupati memilih satu kandidat untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) sebelum dilantik.

“Setelah proses seleksi selesai, tiga besar diajukan ke BKN. Setelah rekomendasi keluar, bupati menentukan satu nama yang kemudian ditetapkan melalui SK dan dilanjutkan dengan pelantikan,” terang Nur Aini.

Daftar Pejabat JPT Pratama yang Dilantik

  1. Ardianto – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
  2. Theresia Herawati – Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar.
  3. Beti Endar Kusumawati – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
  4. Agung Wahyu Utomo – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja.
  5. Kusbiyantoro – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  6. Feriana Dwi Kurniawati – Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan.
  7. Pujiyanto – Kepala Badan Keuangan Daerah.
  8. Hendro Prayitno – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
  9. Dwi Rusharyati – Kepala Dinas Kesehatan.
  10. Sriono Budi Santoso – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral.

Dengan pelantikan tersebut, Pemkab Karanganyar berharap kinerja birokrasi semakin efektif, pelayanan publik semakin optimal, serta berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami