JAKARTA, GEMADIKA.com – Persaingan di Grup G Piala Dunia 2026 resmi berakhir pada Sabtu (27/6/2026). Belgia tampil perkasa dengan mengalahkan Selandia Baru 5-1, sementara Mesir bermain imbang 1-1 melawan Iran.
Hasil tersebut memastikan Belgia keluar sebagai juara Grup G, sedangkan Mesir mendampingi mereka ke babak 32 besar.
Pada pertandingan yang berlangsung di BC Place Stadium, Vancouver, Belgia langsung mendominasi permainan sejak awal laga. Mereka sempat hampir unggul pada menit ke-11 melalui Leandro Trossard, namun bola belum sepenuhnya melewati garis gawang setelah diperiksa melalui VAR.
Belgia juga sempat mendapat hadiah penalti pada menit ke-20 setelah bola mengenai tangan pemain Selandia Baru. Namun setelah meninjau tayangan VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut karena tangan pemain bertahan dinilai berada dalam posisi alami.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28. Leandro Trossard memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok untuk membawa Belgia unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Belgia semakin agresif. Trossard kembali mencetak gol pada menit ke-50 sekaligus menggandakan keunggulan timnya.
Kevin De Bruyne kemudian memperbesar skor menjadi 3-0 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-67.
Selandia Baru sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Just pada menit ke-84. Namun Belgia langsung merespons dua menit kemudian melalui sundulan Romelu Lukaku.
Alexis Saelemaekers menutup pesta gol Belgia pada masa injury time setelah melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Belgia pun menang telak 5-1.
Sementara itu, pertandingan Mesir melawan Iran di Seattle Stadium berlangsung sengit sejak menit awal.
Mesir unggul cepat melalui Mahmoud Saber pada menit kelima. Namun Iran mampu menyamakan kedudukan sembilan menit kemudian lewat Ramin Rezaeian.
Iran sebenarnya berpeluang membalikkan keadaan setelah mendapat hadiah penalti. Namun eksekusi Mehdi Taremi berhasil digagalkan penjaga gawang Mesir.
Pada babak kedua kedua tim terus saling menyerang, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta. Iran bahkan sempat mencetak gol pada masa injury time, namun dianulir VAR karena offside. Peluang emas lain melalui sundulan Saeid Ezatolahi juga hanya membentur tiang gawang.
Pertandingan pun berakhir imbang 1-1.
Berkat hasil tersebut, Belgia dan Mesir sama-sama mengoleksi lima poin. Belgia berhak menjadi juara Grup G karena unggul selisih gol (+4), sedangkan Mesir finis sebagai runner-up dengan selisih gol (+2).
Iran menempati posisi ketiga dengan tiga poin dan masih harus menunggu hasil grup lain untuk mengetahui peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Sementara Selandia Baru menjadi juru kunci Grup G tanpa meraih satu poin pun.
Dilansir dari Detiksport.



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan