GROBOGAN, GEMADIKA.com – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Petilasan Mbah Paes di Desa Pahesan, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, saat masyarakat menggelar Pengajian Umum dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan keagamaan ini tidak hanya menjadi momentum untuk menyambut datangnya Tahun Baru Islam, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada Mbah Paes yang dikenal sebagai pendiri atau leluhur Desa Pahesan.
Selain pengajian, panitia juga menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim yang berasal dari wilayah Desa Pahesan sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Pahesan, KH Annat Must Tsaqib AH, tokoh agama, tokoh masyarakat, para tamu undangan, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pahesan, KH Annat Must Tsaqib AH, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.
Beliau menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya pengajian umum ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur Desa Pahesan, khususnya Mbah Paes, sekaligus menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan pembangunan dan berbagai program yang telah dijalankan Pemerintah Desa Pahesan.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh KH Rohani Rodhi AH. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menghormati jasa para leluhur, mempererat persaudaraan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama, terutama kepada anak-anak yatim piatu melalui sedekah dan berbagai bentuk bantuan sosial.
Pesan tersebut mendapat perhatian penuh dari jamaah yang hadir dan menjadi pengingat penting agar nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, serta penghormatan terhadap sejarah desa terus diwariskan kepada generasi penerus.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan masyarakat Desa Pahesan. Setelah itu, seluruh tamu dan warga mengikuti ramah tamah dalam suasana penuh kekeluargaan.
Pengajian umum ini menjadi salah satu tradisi masyarakat Desa Pahesan dalam menyambut Tahun Baru Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai religius dan budaya yang telah diwariskan para leluhur.
Tim Gemadika.



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan