MEDAN, GEMADIKA.com – Keributan terjadi saat proses perbaikan menara telekomunikasi di kawasan Jalan Pulau Seram, Lingkungan 6, Belawan Bahari, Kota Medan, pada malam hari. Insiden tersebut menjadi perhatian warga karena dinilai mengganggu ketertiban dan kelancaran pekerjaan teknisi di lokasi.
Berdasarkan informasi yang beredar, keributan diduga berkaitan dengan keberatan sejumlah pihak terhadap aktivitas perawatan menara telekomunikasi yang telah berdiri di kawasan tersebut.
Keluarga pemilik lahan menyebutkan bahwa menara telekomunikasi tersebut telah beroperasi selama kurang lebih tiga tahun. Namun, setiap kali dilakukan perbaikan maupun pemeliharaan, para teknisi disebut kerap menghadapi hambatan dari sejumlah orang yang diduga berasal dari kelompok organisasi masyarakat (ormas).
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat seorang pria yang mengaku sebagai ketua ormas loreng oranye terlibat adu argumen dengan pihak yang berada di lokasi perbaikan menara. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya menjadi perhatian warga sekitar.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti keributan maupun identitas pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Warga berharap persoalan serupa tidak kembali terjadi dan dapat diselesaikan melalui jalur yang baik serta sesuai aturan hukum. Mereka juga menginginkan aktivitas perawatan fasilitas telekomunikasi yang melayani kebutuhan masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan